kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.909   -48,00   -0,28%
  • IDX 8.992   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.239   1,44   0,12%
  • LQ45 875   3,69   0,42%
  • ISSI 330   0,16   0,05%
  • IDX30 448   2,63   0,59%
  • IDXHIDIV20 528   6,59   1,26%
  • IDX80 138   0,26   0,19%
  • IDXV30 146   2,21   1,53%
  • IDXQ30 144   1,54   1,08%

Andalkan Direct Lending, Allo Bank Pasang Target Kredit Agresif pada 2026


Kamis, 22 Januari 2026 / 18:45 WIB
Andalkan Direct Lending, Allo Bank Pasang Target Kredit Agresif pada 2026
ILUSTRASI. Allo Bank (KONTAN/Carolus Agus Waluyo) Allo Bank Indonesia (Allo Bank) tetap optimistis membidik pertumbuhan penyaluran kredit pada 2026 di tengah berbagai tantangan.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Allo Bank Indonesia Tbk (Allo Bank) tetap optimistis membidik pertumbuhan penyaluran kredit pada 2026 di tengah berbagai tantangan dan persaingan industri perbankan.

Corporate Secretary Allo Bank, Stacey Aryadi Suryoputro, mengatakan optimisme tersebut ditopang oleh ekspektasi membaiknya kebutuhan pembiayaan di berbagai sektor, seiring dengan berlanjutnya sejumlah program pemerintah, termasuk insentif likuiditas, serta kondisi suku bunga yang masih relatif akomodatif.

“Kami cukup optimis untuk tahun 2026. Allo Bank menargetkan pertumbuhan kredit maupun pendanaan di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan agar dapat tumbuh positif secara berkelanjutan,” ujar Stacey kepada kontan.co.id.

Baca Juga: Mengamati Risiko Kerugian Negara Akibat Kredit Macet Bank BUMN

Sepanjang 2025, kinerja penyaluran kredit Allo Bank tercatat solid. Pertumbuhan kredit perseroan mencapai 22,2% dengan nilai outstanding kredit sebesar Rp 9,14 triliun, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit perbankan secara umum serta lebih baik dibandingkan capaian tahun 2024.

Dari sisi portofolio, kredit ritel masih menjadi penopang utama pertumbuhan Allo Bank. Sementara itu, kredit nonritel juga mencatatkan kinerja yang positif dengan pertumbuhan di atas rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan yang tercatat sebesar 7,74% secara tahunan (yoy) per November 2025.

Untuk menggenjot pertumbuhan kredit pada 2026, Allo Bank akan tetap mengandalkan pendekatan yang adaptif, proaktif, dan inovatif. Perseroan terus memperluas ekosistem serta menjalin kemitraan strategis guna memperkuat basis bisnis.

Selain itu, Allo Bank akan memfokuskan pengembangan inovasi dan peningkatan pengalaman nasabah melalui optimalisasi kapabilitas data analytics dan artificial intelligence (AI). Langkah ini dilakukan untuk menghasilkan customer insight yang lebih efektif sekaligus mendukung manajemen risiko yang lebih efisien.

“Tahun ini kami masih mengandalkan direct lending. Allo Bank terus mengembangkan credit underwriting yang prudent dengan mengoptimalkan berbagai sumber data, sehingga terbentuk momentum positif pada berbagai key metrics, khususnya profitabilitas yang sudah berjalan sejak tahun pertama,” pungkas Stacey. 

Baca Juga: Krom Bank Fokus Channeling dan UMKM untuk Dorong Kredit pada 2026

Selanjutnya: Krom Bank Fokus Channeling dan UMKM untuk Dorong Kredit pada 2026

Menarik Dibaca: 5 Teh Alami yang Ampuh Turunkan Kolesterol Tinggi Anda, Mau Coba?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×