kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.067   29,58   0,49%
  • KOMPAS100 792   4,26   0,54%
  • LQ45 601   -0,98   -0,16%
  • ISSI 210   3,11   1,50%
  • IDX30 340   -0,60   -0,17%
  • IDXHIDIV20 422   -0,84   -0,20%
  • IDX80 90   0,41   0,45%
  • IDXV30 115   0,71   0,62%
  • IDXQ30 109   -0,23   -0,21%

APPI: Mitigasi risiko pembiayaan tunai multifinance lebih terukur dari P2P lending


Selasa, 13 Agustus 2019 / 16:00 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi Perusahaan Pembiayaan


Reporter: Agustinus Respati | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) melihat risiko pembiayaan tunai oleh multifinance akan lebih terukur dibanding financial technology (fintech) peer to peer (P2P) lending.

Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiranto menjelaskan, multifinance dapat memberikan waktu pinjaman lebih panjang ketimbang fintech P2P lending.

Baca Juga: APPI: Potensi pembiayaan tunai cukup besar

"Kalau P2P lending kan pinjamannya pendek paling hanya seminggu, dua minggu. Kalau multifinance bisa enam bulan, setahun, atau lebih," paparnya, pada Selasa (13/8).

Suwandi juga memetakan mitigasi risiko dari multifinance juga lebih terukur karena adanya agunan sebagai jaminan. Sementara fintech tidak menggunakannya.

"Pembiayaan tunai multifinance lebih terukur dengan adanya agunan. Jadi jauh lebih tidak berisiko," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×