CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.992   47,00   0,26%
  • IDX 6.239   62,98   1,02%
  • KOMPAS100 825   10,87   1,34%
  • LQ45 631   9,54   1,53%
  • ISSI 214   2,19   1,03%
  • IDX30 357   5,53   1,57%
  • IDXHIDIV20 444   6,13   1,40%
  • IDX80 94   1,34   1,44%
  • IDXV30 119   1,37   1,17%
  • IDXQ30 115   1,71   1,50%

Asei Beberkan Sejumlah Tantangan Asuransi Umum Dalam Memperkuat Permodalan


Kamis, 30 Oktober 2025 / 14:14 WIB
Asei Beberkan Sejumlah Tantangan Asuransi Umum Dalam Memperkuat Permodalan
ILUSTRASI. Asei mengungkapkan sejumlah tantangan utama asuransi umum dalam memperkuat permodalan.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Asei Indonesia (Asei) membeberkan sejumlah tantangan utama asuransi umum dalam memperkuat permodalan.

Direktur Utama Asuransi Asei Dody Dalimunthe mengatakan salah satu tantangannya, yaitu kondisi pasar investasi yang fluktuatif sehingga mempengaruhi hasil investasi dan nilai aset penunjang modal, serta pertumbuhan premi yang belum sebanding dengan peningkatan kebutuhan modal berbasis risiko atau Risk Based Capital (RBC), terutama pada lini bisnis dengan risiko tinggi.

"Ditambah, tingkat persaingan yang ketat yang membuat ruang peningkatan tarif premi menjadi terbatas," ungkapnya kepada Kontan, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga: OJK Selenggarakan FinExpo 2025, Dorong Literasi dan Inklusi kepada Masyarakat

Dody menerangkan tantangan lainnya, yakni adanya keterbatasan dukungan modal dari pemegang saham di tengah tekanan ekonomi global dan nasional, serta kebutuhan modal untuk digitalisasi dan penguatan infrastruktur digital yang memerlukan investasi besar tetapi belum langsung berdampak pada peningkatan ekuitas.

Meskipun demikian, Dody mengatakan Asei tetap berkomitmen menjalankan strategi permodalan yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan demikian, diharapkan strategi itu bisa membuat Asei memenuhi ketentuan ekuitas minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Asal tahu saja, OJK mewajibkan perusahaan asuransi untuk memenuhi ekuitas minimum tahap pertama untuk 2026 sebesar Rp 250 miliar. Aturan modal minimum tahap pertama harus dipenuhi paling lambat 31 Desember 2026. 

Jika dilihat berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Asuransi Asei mencatatkan nilai ekuitas sebesar Rp 354,4 miliar per September 2025.

Artinya, ekuitas Asei sudah melampaui persyaratan ekuitas minimum untuk perusahaan asuransi pada tahap pertama 2026 yang sebesar Rp 250 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×