kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Askes kukuh ingin porsi 30% di InHealth


Selasa, 23 April 2013 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Jadwal kualifikasi Piala Dunia Prancis vs Kazakhstan: Les Bleus waspadai The Hawks


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Sejalan dengan PT Askes yang berencana menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), kepemilikannya di PT Asuransi Jiwa In Health Indonesia akan menjadi tanda tanya. Meski begitu, pihak BUMN menyatakan bahwa Askes tetap ingin memiliki porsi di InHealth.

"Askes tetap ingin punya 30%," ucap Deputi Bidang Jasa Kementerian BUMN Gatot Trihargo, di Hotel Bidakara, Selasa, (23/4).

Padahal, kepemilikan BPJS pada anak perusahaan seharusnya tidak diperbolehkan. Ini karena sebagai BPJS yang semestinya bersifat nirlaba.

Lebih lanjut, Gatot mengatakan bahwa pembagian porsi In Health ini masih diproses di BUMN. Dikatakannya, sudah ada pengkajian mengenai perihal InHealth tersebut. Namun ini memang belum mendapatkan persetujuan pasti, karena masih akan dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan.

Gatot menyatakan, sudah ada beberapa perusahaan BUMN lain yang menyatakan ketertarikannya menaruh kepemilikan di I Health. Hanya saja, ia mengaku nilainya masih diperhitungkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×