kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Aslindo: Literasi Keuangan Jadi Kunci Tingkatkan Kinerja Penyaluran LKM


Jumat, 15 Mei 2026 / 16:48 WIB
Aslindo: Literasi Keuangan Jadi Kunci Tingkatkan Kinerja Penyaluran LKM
ILUSTRASI. Aslindo Ungkap Penyebab Penyaluran Pembiayaan LKM Bisa Meningkat (KONTAN/Ferry Saputra)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Indonesia (Aslindo) menyampaikan industri LKM perlu menerapkan sejumlah upaya guna meningkatkan kinerja penyaluran pinjaman.

Ketua Umum Aslindo Burhan menerangkan salah satu upayanya, yakni penyelenggara LKM perlu meningkatkan literasi dan sosialisasi kepada masyarakat luas. 

"Hal itu perlu terus digencarkan agar LKM makin dikenal masyarakat," ucapnya kepada Kontan, Kamis (14/5).

Baca Juga: Bisnis Emas Bank Syariah Melonjak Ratusan Persen di Tengah Volatilitas Harga Emas

Selain itu, Burhan mengatakan LKM perlu terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan. Dia bilang asosiasi juga mendorong LKM untuk melaksanakan sertifikasi bagi pengurus dan mengedepankan penguatan tata kelola yang baik. 

"Ditambah, melakukan kerja sama dengan lembaga lain dalam hal permodalan dan penguatan sumber daya manusia," tuturnya.

Lebih lanjut, Burhan menyampaikan industri LKM juga perlu mewaspadai sejumlah faktor yang bisa memengaruhi kinerja penyaluran pembiayaan pada tahun ini. Dia menyebut faktornya, yakni maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal, ?maraknya praktik judi online, masih banyak rentenir yang berkeliaran, serta ?penguatan pengawasan internal.

Sementara itu, Burhan optimistis kinerja penyaluran pinjaman bisa bertumbuh hingga akhir tahun ini. Sebab, dia bilang Aslindo juga berupaya berkolaborasi dengan berbagai lembaga untuk terus mendorong dalam penguatan sumber daya manusia dan tata kelola, serta masih berupaya untuk penguatan modal.

Sebagai informasi, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pinjaman LKM per Maret 2026 mencapai Rp 1 triliun. Nilainya mengalami kontraksi sebesar 5,66%, dibandingkan pencapaian per Maret 2025 yang sebesar 1,06 triliun.

Penyaluran pinjaman LKM per Maret 2026 juga tercatat terkontraksi 0,1%, dibandingkan posisi Februari 2026. 

Baca Juga: BSI Raup Rp 705 Miliar dari Bisnis Emas, Melonjak 125% pada Kuartal I-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×