kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.064   72,00   0,42%
  • IDX 6.987   -40,02   -0,57%
  • KOMPAS100 963   -7,67   -0,79%
  • LQ45 706   -9,08   -1,27%
  • ISSI 251   -0,57   -0,23%
  • IDX30 387   -1,42   -0,37%
  • IDXHIDIV20 481   -1,70   -0,35%
  • IDX80 108   -1,06   -0,97%
  • IDXV30 133   -0,52   -0,39%
  • IDXQ30 126   -0,82   -0,65%

Astra Sedaya Finance catat kredit macet 0,75%


Jumat, 09 Oktober 2015 / 18:08 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Astra Sedaya Finance meningkatkan kewaspadaan dalam mengucurkan kredit. Pihaknya ingin menjaga rasio kredit macet dalam batasan wajar.

Jodjana Jody, Direktur Utama Astra Sedaya Finance mengatakan, hingga September 2015, rasio kredit bermasalah atau non performing financing (NPL) sebesar 0,75%. Menurutnya, angka ini relatif terjaga.

Pihaknya mengaku lebih berhati-hati dalam mengucurkan kredit. Profil nasabah betul-betul diperhatikan. Hal ini untuk mencegah meningkatnya rasio kredit macet. Terlebih situasi ekonomi yang sedang menghimpit saat ini.

"Kami tidak terlalu menargetkan pembiayaan seperti tahun lalu yaitu sebesar Rp 27,5 triliun. Fokus kami pada profil customer harus baik," imbuhnya.

Saat ini, pembiayaan Astra Sedaya Finance masih di dominasi oleh pembiayaan mobil baru. Dari penyaluran kredit sebesar Rp 17 triliun, porsi pembiayaan mobil baru sekitar 70% atau setara Rp 11,9 triliun.

Pembiayaan mobil bekas memiliki porsi 25% dari total pembiayaan atau setara Rp 4,25 triliun. Adapun sisanya sebanyak 5% merupakan pembiayaan alat berat (heavy equipment) dengan nilai Rp 850 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×