kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.997.000   -24.000   -0,79%
  • USD/IDR 16.974   58,00   0,34%
  • IDX 7.137   -224,90   -3,05%
  • KOMPAS100 989   -32,34   -3,17%
  • LQ45 728   -22,86   -3,04%
  • ISSI 249   -9,93   -3,83%
  • IDX30 392   -8,64   -2,16%
  • IDXHIDIV20 487   -9,80   -1,97%
  • IDX80 111   -3,58   -3,12%
  • IDXV30 132   -2,45   -1,82%
  • IDXQ30 127   -2,57   -1,99%

AstraPay Catat Transaksi QRIS Meningkat Jelang Lebaran, Ditopang Transaksi di Bengkel


Minggu, 15 Maret 2026 / 09:00 WIB
AstraPay Catat Transaksi QRIS Meningkat Jelang Lebaran, Ditopang Transaksi di Bengkel
ILUSTRASI. Lonjakan transaksi QRIS AstraPay jelang mudik Lebaran mencapai 15% didominasi pembayaran bengkel. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Platform dompet digital AstraPay yang menjadi bagian Astra Financial menyebut transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menunjukkan peningkatan menjelang Lebaran.

Chief Marketing Officer AstraPay Reny Futsy Yama mengatakan peningkatan terjadi khususnya pada transaksi QRIS di bengkel-bengkel mobil dan motor. 

"Sebab, banyak masyarakat melakukan service kendaraan sebelum mudik," katanya kepada Kontan, Sabtu (14/3/2026).

Lebih lanjut, Reny memproyeksikan transaksi QRIS AstraPay bisa bertumbuh sekitar 15% hingga Lebaran, dibandingkan hari biasa. Dia menyebut kemungkinan pertumbuhan terbesar berasal dari transaksi di bengkel, pembayaran angsuran yang banyak membayar lebih awal, hingga transaksi untuk layanan pengiriman.

Baca Juga: Jelang Berlakunya POJK Asuransi Kesehatan, Asuransi Jiwa Terus Persiapkan Diri

Sementara itu, Reny menyampaikan AstraPay menargetkan peningkatan volume transaksi QRIS pada 2026 sebesar 30%, jika dibandingkan pencapaian tahun lalu. Sayangnya, dia tak membeberkan nilai transaksi yang dibukukan perusahaan. 

Reny hanya menyebut target itu dipasang karena ada beberapa ekspansi yang cukup masif dilakukan AstraPay di beberapa partner food and beverage, serta komunitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Untuk mencapai target itu, dia juga menyebut AstraPay mengedepankan pendekatan yang adaptif dan kolaboratif. Perusahaan juga berupaya menjaga relevansi dengan kebutuhan pengguna, sekaligus memastikan AstraPay tetap terintegrasi dalam keseharian masyarakat.

Baca Juga: BTN Akan Gelar RUPST 2026 Bulan Depan, Ini Kisi-Kisi Rasio Pembagian Dividennya

Reny menerangkan strategi utama yang dijalankan, yakni optimalisasi aset digital, penguatan sinergi dengan mitra strategis, dan peningkatan nilai tambah layanan bagi pengguna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×