Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada April 2026 mendatang. Salah satu agendanya bakal membahas penggunaan laba bersih, termasuk pembagian dividen.
Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu mengungkapkan, pihaknya berencana menggelar RUPST untuk tahun buku 2025 pada 23 April 2026 mendatang. Sejumlah agenda reguler, termasuk laporan pertanggungjawaban, remunerasi pengurus, serta penggunaan laba bakal menjadi mata acara dalam RUPST nanti.
“Standar setiap tahun, dan ditambah ada perubahan anggaran dasar terkait Danantara juga, dibukukan di anggaran dasar kita itu sebagai pemegang saham seri A. Kemudian kita ada juga laporan penggunaan bonds, laporan perubahan susunan pengurus karena ada yang jatuh tempo dua orang,” papar Nixon kepada awak media, Jumat (13/3/2026).
Baca Juga: Di Tengah Gejolak Pasar, Dapen BCA Nilai Kenaikan Yield Obligasi Jadi Peluang
Menariknya, Nixon bilang BTN akan menaikkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) ke level 30%. Asal tahu saja, pada tahun buku 2025, dividend payout ratio BTN berada di kisaran 25%.
Apalagi, kenaikan DPR ini seiring dengan kinerja positif profitabilitas perseroan. Hingga akhir tahun lalu, BTN berhasil menumbuhkan laba bersih hingga 16,4% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 3,5 triliun. Jika pemegang saham menyetujui usulan DPR 30% dari perseroan, artinya total dividen yang bakal dibagi nanti bakal mencapai sekitar Rp 1,05 triliun.
Nixon bilang keputusan menaikkan DPR kali ini diambil dengan tujuan menaikkan level return on equity (ROE) bank. Memang, pihaknya membidik ROE di kisaran 14%, naik 2% dari posisi tahun sebelumnya. “Agar lebih baik dari tahun lalu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













