kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Asuransi jiwa diramal makin gemar reksadana


Jumat, 29 September 2017 / 08:10 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Instrumen reksa dana masih jadi andalan perusahaan asuransi jiwa dalam berinvestasi. Keranjang ini menjadi tempat terbanyak menyimpan dana investasi yang dikelola oleh pelaku usaha.

Otoritas Jasa Keuangan mencatat sampai bulan Agustus kemarin, industri asuransi jiwa mengelola dana investasi sebesar Rp 423,95 triliun. Dari dana sebesar itu, 31,4% diantaranya diparkir di keranjang reksa dana.

Lalu instrumen saham mengekor dibelakangnya dengan porsi sebesar 30,5%. Instrumen surat berharga negara berada di posisi selanjutnya dengan porsi sebesar 14,8%.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Togar Pasaribu menyebut besarnya penempatan dana investasi asuransi jiwa di instrumen pasar modal merupakan hal yang lumrah. "Diantaranya untuk mencari imbal hasil investasi yang lebih optimal," katanya.

Terlebih dengan tren di pasar modal yang diramal akan bergeliat, pamor penempatan di keranjang ini diperkirakan bakal makin menarik.

Ditambah lagi, tren penurunan suku bunga perbankan juga dinilai bakal ikut berdampak pada sejumlah instrumen investasi lain. Mulai dari tren penurunan bunga deposito hingga surat utang.

Makanya untuk menjaga hasil investasi bisa tetap positif, pelaku industri bisa memanfaatkan peluang yang ada di pasar modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×