kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Aswata: Potensi asuransi mikro besar, tapi jualan sulit


Senin, 12 Maret 2018 / 17:22 WIB
ILUSTRASI. Asuransi perjalanan umrah


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah masyarakat Indonesia yang sangat besar merupakan potensi bagi segmen asuransi mikro. Namun, pemasaran asuransi dengan rata-rata premi Rp 50.000 per polis itu masih menemui berbagai hambatan.

Direktur Utama PT Asuransi Wahana Tata (Aswata) Christian Wanandi mengatakan pertumbuhan asuransi mikro masih terhambat kesadaran berasuransi yang masih kurang. "Perlu bantuan pemerintah untuk asuransi mikro," katanya saat dihubungi Kontan.co.id baru-baru ini.

Bantuan itu utamanya berupa edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya berasuransi.

Christian meyakini, sebetulnya potensi asuransi mikro sangat besar. Namun karena permasalahan yang disebut di atas, pertumbuhannya masih lambat. "Jualannya masih susah," jelasnya.

Di Aswata, asuransi mikro hanya menyumbang sekira Rp 2 miliar sampai Rp 3 miliar di tahun 2017. Dibandingkan dengan total pendapatan premi sebesar Rp 1,9 triliun, angka itu masih sangat kecil.

Aswata sendiri sudah memiliki produk asuransi mikro yang menanggung meninggal dunia akibat kecelakaan, kebakaran rumah, gagal usaha akibat erupsi, dan gagal usaha akibat gempa dan tsunami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×