kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Bagian dari rencana caplok Bank Permata, Bank Bangkok akan akuisisi satu bank lagi


Kamis, 05 Maret 2020 / 11:50 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi merger dan akuisisi, mergers and acquisitions 


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

“Dalam pasal 19 POJK 56/2016 tersebut ada pengecualian jika pemegang saham beri kontribusi. Misalnya dia bisa beli satu bank lagi kemudian digabungkan atau melakukan langkah konsolidasi lainnya,” kata Heru.

Dana yang dipergunakan Bank Bangkok untuk mengakuisisi Bank Permata antara lain berasal dari arus kas internal dan pembiayaan rutin.

Kesepakatan sebelumnya, antara pemegang saham Bank Permata dan Bangkok Bank selaku investor antara lain memborong saham tersebut seharga 1,77 kali nilai buku Bank Permata. Artinya, indikasi pembelian Bank Permata oleh bank asal Thailand ini seharga Rp 1.498 per saham atau sebesar Rp 37,43 triliun.

Baca Juga: Selepas akuisisi, Bangkok Bank targetkan Bank Permata masuk BUKU IV

Seluruh kesepakatan antara Standard Chartered dan Astra International telah ditandatangani dalam Conditional Sales Purchase Agreement (CSPA).

Sebagai hasil dari transaksi ini, nantinya Bangkok Bank juga akan memiliki anak perusahaan Bank Permata yakni PT Sahabat Finansial Keluarga yang 99,99% sahamnya dipegang oleh Bank Permata.

Selain membeli saham Astra, dan Bank Permata, Bangkok Bank dalam perjanjian tersebut juga telah berkomitmen untuk penawaran wajib (mandatory tender offer) kepada pemegang saham publik dengan total kepemilikan 10,88%. Artinya Bangkok Bank diprediksi bakal mengucurkan dana kurang lebih Rp 42 triliun untuk memuluskan aksi akuisisi ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×