kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank Asing dan Campuran Paling Agresif Pangkas Bunga Deposito


Rabu, 07 April 2010 / 15:48 WIB


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Johana K.

JAKARTA. Kelompok bank asing dan bank campuran tercatat sebagai kelompok bank pemberi bunga deposito terendah. Dalam Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (BI) kuartal 1 2010, bank sentral mencatat di antara semua kelompok bank, selama kuartal satu lalu kelompok bank asing dan bank campuran sudah memangkas bunga depositonya sebesar 20 basis poin.

"Penurunan bunga deposito bank asing dan bank campuran tercatat sebagai yang terbesar yakni sebesar 20 bps. Bank asing dan campuran juga tercatat sebagai kelompok bank yang menawarkan rerata suku bunga deposito terendah yakni di level 7,3%," tulis BI dalam Laporan Kebijakan Moneter Maret 2010 yang dirilis, Selasa (6/4).

Adapun kelompok bank pelat merah, selama kuartal satu lalu baru memangkas bunga depositonya sebesar 12 bps. Lalu, untuk Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar 10 bps, dan kelompok bank swasta sebesar tujuh bps. "BPD menawarkan rerata bunga deposito tertinggi yakni sebesar 8,7%," jelas BI.

Namun, bila dihitung sejak periode pemertahanan bunga acuan di level 6,5% sejak September 2009 lalu, bank persero tetap tercatat sebagai kelompok bank yang paling agresif memangkas bunga simpanannya. Yakni, sebesar 149 bps. Diikuti kelompok bank swasta sebesar 102 bps.

BI menilai, respon perbankan terhadap kebijakan moneter sejauh ini mulai membaik. Selama suku bunga acuan bertahan sejak September 2009 lalu, bank-bank telah merespon dengan menetapkan pemangkasan bunga deposito sebesar 117 bps sampai Februari 2010.

Sedangkan, jika dihitung dari total penurunan BI rate sebesar 300 bps sejak Desember 2008 lalu, bunga deposito bank telah menyusut 335 bps. "Ini sudah lebih baik daripada periode penurunan BI rate sebelumnya yakni dari Mei 2006 hingga Juli 2007 lalu," tulis BI.

Di periode tersebut, penurunan BI rate sebesar 425 bps hanya diikuti penurunan bunga simpanan sebesar 283 bps.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×