kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Bank Banten masih galau right issue tahun depan


Jumat, 23 Desember 2016 / 09:39 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk mengaku masih mengkaji terkait dengan right issue yang akan dilakukan pada tahun depan. Hal ini karena persetujuan terkait aksi korporasi ini masih menunggu persetujuan dari DPRD Provinsi Banten.

Manajemen Bank Banten belum mau merinci mengenai jumlah right issue yang akan dilakukan tahun depan. Namun intinya, hal ini bertujuan untuk menambah permodalan bank banten menjadi BUKU II pada tahun depan.

“Kalau rencana ke situ (right issue) ada, namun belum ada gambaran detail,” ujar Taufik Halim, Direktur Bank Banten kepada KONTAN, Kamis (22/12).

Sebagai gambaran, sampai kuartal 3 2016, tercatat modal inti bank Banten baru sebesar Rp 479 miliar atau masuk kategori BUKU I. Untuk masuk menjadi BUKU II setidaknya modal inti Bank Banten harus di atas Rp 1 triliun.

Direktur Utama Bank Banten Heru Sukanto mengatakan pemegang saham berkeinginan agar modal inti bank pada tahun depan bisa di atas Rp 1 triliun. “Kami inginnya lebih dari itu,” ujar Heru kepada KONTAN.

Sebagai gambaran, terakhir pada kuartal 4 2016 ini, Bank Banten telah melakukan PUT (right issue) V. Hal ini bertujuan agar Banten Global Development (BGD) bisa masuk sebagai pemegang saham mayoritas bank Banten.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×