kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Bank BJB jaga rasio kredit bermasalah di level 1,5%


Minggu, 18 Februari 2018 / 18:29 WIB
ILUSTRASI. Paparan kinerja Bank bjb


Reporter: Yoliawan H | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) akan menjaga rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di level 1,5% pada tahun 2018.

Ahmad Irfan, Direktur Utama Bank BJB mengatakan, strategi BJB dalam menurunkan NPL yakni dengan membentuk divisi khusus penyelamatan kredit. Ketika ekspansi bisnis mulai terjadi penurunan dari sisi kolektibilitas, maka dari divisi bisnis akan menyerahkan ke divisi tersebut yang akan melakukan penyelesaian atau penyelamatan

“Kita juga punya tiga pilar untuk penjagaan kualitas kredit yakni prospek, itikad dan agunan,” jelas Ahmad saat ditemui di Jakarta, Kamis (15/2).

Di sisi lain, dari recovery asset saja BJB telah meraup dana hingga kurang lebih Rp 100 miliar pada tahun 2017. Itu merupakan salah satu keuntungan dan peluang bagi bank  dengan pengelolaan aset bermasalah yang baik.

Sekadar informasi, hingga Desember 2017, bank berkode saham BJBR ini telah menjaga rasio NPL ke level 1,5% dengan kontribusi terbesar disumbang oleh kredit komersial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×