kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Bank Bukopin: Keputusan rights issue ada di tangan pemegang saham


Senin, 15 Juni 2020 / 19:53 WIB
ILUSTRASI. Bank Bukopin menegaskan bahwa keputusan rights issue ada di tangan pemegang saham.


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) menyatakan sejauh ini KB Kookmin Bank tetap berkomitmen untuk menggunakan haknya dalam rights issue mendatang.

Direktur Bank Bukopin Adhi Brahmantya menjelaskan hal tersebut dibuktikan dengan sudah ditempatkannya dana escrow sebesar US$ 200 juta dalam rekening deposito Bank Bukopin.

Baca Juga: Risiko NPL meningkat, bank pastikan tetap bentuk pencadangan

Adapun, saat ini dana tersebut menurut Adhi dipakai untuk memenuhi kebutuhan likuiditas serta operasional perusahaan yang sempat terganggu akibat adanya pengetatan arus kas.

"Sekarang di kantor cabang, operasional sudah seperti normal. Seluru kebutuhan nasabah juga sudah terpenuhi," katanya kepada Kontan.co.id, Senin (15/6) malam.

Adapun, mengenai jumlah saham dan harga rights issue sampai saat ini masih terus bergulir antara pihak pemegang saham. Dia juga menyebut seluru keputusan mengenai harga tentunya ada di ranah pemegang saham.

Sementara sejauh ini keputusan mengenai pengambilalihan saham akan lebih lanjut dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan digelar dalam waktu dekat.

Baca Juga: Analis: Bosowa Corporindo kemungkinan besar tak ambil hak dalam rights issue Bukopin

"Kalau sudah diputuskan, proses rights issue bisa langsung berjalan dan dana hasil aksi korporasi akan kami pakai utamanya untuk memperkuat permodalan Bukopin," sambungnya.




TERBARU

[X]
×