kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bank CCB targetkan sindikasi kredit Rp 3,5 triliun


Senin, 20 Februari 2017 / 11:42 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk pada 2017 mengincar proyek kredit sindikasi dengan total Rp 3,5 triliun. Kredit sindikasi ini salah satunya berasal dari proyek pembangkit listrik PLTU di Kalimantan dan Sumatera sebesar Rp 1,5 triliun.

Luianto Sudarmana, Direktur Bank CCB Indonesia mengatakan bahwa nantinya bank berkode saham MCOR ini akan menggandeng induk yaitu Bank CCB China untuk melakukan sindikasi.

“Kami prefer untuk melakukan sindikasi dengan group karena prosesnya lebih cepat,” ujar ujar Luianto ketika memberikan keterangan setelah pembukaan bursa, Senin (20/2).

Sebagai gambaran menurut Luianto kebutuhan dana untuk pembangkit per MW adalah sebesar US$ 1,1 juta sampai US$ 1,3 juta. Oleh karena itu, Bank CCB optimis target sindikasi Rp 3,5 triliun tahun ini bisa tercapai.

Pada tahun ini diproyeksi kredit infrastruktur akan memiliki porsi sebesar 20% sampai 25% dari total kredit.

Optimisme ini sejalan dengan target pembangunan infrastruktur pemerintah sampai 2019 sebesar Rp 5.500 triliun. Dari jumlah ini sebesar 70% akan dipenuhi dari sektor swasta salah satunya sindikasi.

Oleh karena itu Luianto optimistis potensi kredit sindikasi kedepan masih akan cukup tinggi. Dengan didukung bank terbesar kedua di dunia yaitu Bank CCB, diharapkan target bank kedepan bisa tercapai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×