Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah tekanan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, PT Bank DBS Indonesia tetap mampu membukukan kinerja positif pada bisnis trade finance.
Segmen pembiayaan perdagangan tersebut mencatat pertumbuhan dua digit hingga Mei 2026, didorong oleh meningkatnya utilisasi nasabah dan penambahan basis pelanggan baru.
Trade finance merupakan layanan keuangan yang disediakan perbankan untuk memberikan pembiayaan maupun jaminan keamanan dalam aktivitas transaksi perdagangan nasabah, baik di pasar domestik maupun internasional. Layanan ini memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran aktivitas ekspor dan impor.
Ad-Interim Head of Global Transactions Bank DBS Indonesia, Stephanie Chandrawinata, mengungkapkan bahwa bisnis trade finance perseroan terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif sepanjang 2026.
Menurut Stephanie, hingga Mei 2026, penyaluran kredit trade finance Bank DBS Indonesia masih tumbuh pada level dobel digit.
Baca Juga: BRI Salurkan Kredit Program Perumahan Rp 9,21 Triliun hingga Mei 2026
Ia menyebutkan bahwa nilai kredit trade finance yang telah disalurkan mencapai sekitar Rp 10 triliun hingga Mei 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan utilisasi nasabah dan akuisisi nasabah baru. Ke depan, bank akan terus menargetkan peningkatan kredit trade finance sembari tetap menjaga kualitas kredit," kata Stephanie kepada Kontan, Selasa (2/6/2026).
Kinerja tersebut menjadi sorotan mengingat bisnis trade finance memiliki keterkaitan erat dengan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Hal ini disebabkan salah satu fungsi utama layanan tersebut adalah mendukung pembiayaan aktivitas ekspor-impor yang umumnya menggunakan mata uang asing.
Meski dihadapkan pada tantangan volatilitas kurs rupiah, Bank DBS Indonesia tetap optimistis prospek bisnis trade finance akan terus bertumbuh pada tahun ini.
Stephanie menegaskan bahwa perseroan akan terus memberikan layanan trade finance secara optimal untuk mendukung aktivitas perdagangan para nasabah, sekaligus menjaga kualitas portofolio pembiayaan di tengah dinamika pasar keuangan global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













