CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.559   30,00   0,17%
  • IDX 6.638   -40,42   -0,61%
  • KOMPAS100 874   -3,06   -0,35%
  • LQ45 661   -3,72   -0,56%
  • ISSI 233   -1,35   -0,58%
  • IDX30 367   -2,46   -0,66%
  • IDXHIDIV20 455   -1,62   -0,35%
  • IDX80 99   -0,31   -0,31%
  • IDXV30 127   0,09   0,07%
  • IDXQ30 117   -0,76   -0,64%

Bank Jago Tutup 1,6 Juta Rekening Tak Aktif di Kuartal II 2026


Kamis, 10 September 2026 / 13:35 WIB
Bank Jago Tutup 1,6 Juta Rekening Tak Aktif di Kuartal II 2026
ILUSTRASI. Bank JAGO (Dok/Bank Jago)


Reporter: Aura Putri | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatat jumlah nasabah mencapai 20,1 juta hingga Juni 2026. Jumlah ini bertambah hampir 3 juta nasabah dibandingkan 17,2 juta nasabah pada periode yang sama tahun 2025.

Di tengah pertumbuhan nasabah tersebut, Bank Jago juga menutup sekitar 1,6 juta rekening nasabah yang tidak aktif pada kuartal II 2026.

Direktur Bank Jago Supranoto Prajogo mengatakan, penutupan dilakukan terhadap nasabah yang tidak aktif, tidak melakukan transaksi, dan tidak memiliki saldo selama 365 hari.

"Di tahun lalu, di Kuartal IV, kami melakukan penutupan sekitar 1,2 juta nasabah. Dan di Kuartal II tahun ini, kami melakukan penutupan sekitar 1,6 juta nasabah," ujar Supranoto dalam Public Expose Live 2026, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: Bank Jago Proyeksi Cost of Fund Capai 4,1% pada Akhir Tahun Ini

Supranoto menjelaskan penutupan rekening tersebut dilakukan seiring dengan penerapan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rekening yang tidak aktif.

Di sisi lain, Bank Jago tetap melihat peluang untuk memperluas basis nasabah melalui masyarakat yang belum memiliki rekening perbankan atau unbanked.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memproyeksikan sekitar 46,5 juta penduduk Indonesia masuk kategori unbanked hingga akhir 2026.

Supranoto mengatakan pendekatan digital memungkinkan Bank Jago menjangkau masyarakat unbanked, termasuk yang berada di daerah pelosok, selama memiliki telepon seluler.

"Terkait dengan inklusi, tentunya dengan metode digital yang kami lakukan dapat mencapai banyak unbanked. Masyarakat yang yang dipelosok-pelosok juga selama mereka memiliki mobile phone-nya," katanya.

Baca Juga: Intip Rencana Aksi Penambahan Modal BTN pada Tahun Ini

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×