Reporter: Aura Putri | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Jago Tbk (ARTO) belum berencana membagikan dividen untuk tahun buku 2026. Direktur Bank Jago Supranoto Prajogo mengatakan, perseroan masih akan memprioritaskan pertumbuhan yang lebih besar.
"Hingga saat ini memang kami belum merencanakan untuk membagikan dividen karena memang kami masih melihat bahwa Bank Jago ini pertumbuhannya masih cukup pesat. Jadi kami melihat bahwa kami akan tetap berfokus kepada pertumbuhan terlebih dahulu," ujar Supranoto dalam Public Expose Live 2026, Kamis (10/9/2026).
Baca Juga: Perluas Pasar, BTN Bidik Porsi Kredit Non-Perumahan Capai 30% pada 2030
Kendati demikian, Supranoto menyebut Bank Jago mempertimbangkan pembagian dividen dalam tiga hingga empat tahun mendatang. Hal tersebut akan dilakukan apabila perseroan menilai modal yang dimiliki sudah cukup untuk mendukung ekspansi.
"Mungkin dalam tiga sampai empat tahun apabila kami merasa kami memiliki modal yang cukup untuk melakukan ekspansi, maka kami akan mempertimbangkan untuk memberikan dividen tersebut," katanya.
Adapun dari sisi kinerja, hingga semester I-2026 Bank Jago mencatat penyaluran kredit sebesar Rp 26,6 triliun, tumbuh 24% secara tahunan dari Rp 21,4 triliun. Total dana pihak ketiga (DPK) juga meningkat 23% menjadi Rp 27,6 triliun dari Rp 22,4 triliun.
Pertumbuhan tersebut turut menopang total aset Bank Jago yang mencapai Rp 41,4 triliun. Pada periode yang sama, perseroan membukukan laba bersih Rp 189 miliar dan mencatat rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 28,4%. Sementara rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross berada di level 0,8%.
Baca Juga: MUF Gandeng Bank Mandiri dan Dealer Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














