Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) akan memberlakukan ketentuan baru terkait biaya rekening tidak aktif seiring implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum.
Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut mulai berlaku efektif pada 8 Mei 2026. Aturan ini mencakup penetapan batas waktu rekening tidak aktif serta pengenaan biaya bagi berbagai produk tabungan dan giro.
“Sehubungan dengan POJK Nomor 24 Tahun 2025, BTN menetapkan ketentuan hari dan biaya rekening tidak aktif untuk produk tabungan dan giro,” ujar Ramon dikutip dalam laman resminya, Selasa (31/3/2026).
Dalam ketentuan tersebut, rekening dikategorikan tidak aktif apabila tidak terdapat aktivitas transaksi selama 360 hari. BTN kemudian akan mengenakan biaya administrasi bulanan sesuai jenis produk.
Baca Juga: BSI Targetkan 10 Juta Pengguna BYOND by BSI di 2026
Untuk produk Tabungan BTN Batara dan sejenisnya, biaya rekening tidak aktif berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per bulan. Sementara itu, beberapa produk seperti Tabungan BTN Batara TNI dan Tabungan BTN Pos TNI tidak dikenakan biaya.
Pada segmen tabungan lainnya, seperti Tabungan BTN Bisnis dan BTN Cermat, biaya yang dikenakan sebesar Rp 5.000 per bulan. Adapun tabungan anak seperti BTN Juara dan BTN Junior dikenakan biaya lebih rendah, yakni Rp 2.000 per bulan.
Sementara itu, untuk rekening giro, biaya yang dikenakan lebih tinggi. Giro BTN Rupiah dikenakan biaya Rp 25.000 per bulan, sedangkan giro valas dikenakan biaya mulai dari USD 10, SGD 10, hingga EUR 10 per bulan.
BTN juga menetapkan biaya untuk tabungan dalam mata uang asing (valas), seperti USD 1 untuk dolar AS, SGD 1 untuk dolar Singapura, hingga GBP 1 untuk poundsterling.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya penyesuaian terhadap regulasi terbaru sekaligus mendorong nasabah agar lebih aktif dalam menggunakan rekeningnya.
BTN mengimbau nasabah untuk tetap melakukan transaksi secara berkala, baik berupa penyetoran, penarikan, maupun pengecekan saldo agar status rekening tetap aktif dan terhindar dari biaya tambahan.
“Nasabah dapat mengakses layanan melalui outlet BTN maupun kanal digital seperti balé by BTN untuk menjaga aktivitas rekening tetap berjalan,” tambah Ramon.
Untuk informasi lebih lanjut, nasabah dapat mengunjungi kantor cabang BTN terdekat atau menghubungi BTN Call 150286.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













