Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menegaskan, tambahan penempatan dana pemerintah yang berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) akan dikelola untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor produktif.
Dana tersebut diarahkan untuk memperkuat intermediasi perbankan sekaligus mendukung pemulihan ekonomi.
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, mengatakan penempatan dana SAL di perbankan merupakan bagian dari upaya menjaga efektivitas transmisi likuiditas di sistem keuangan.
Baca Juga: Honest Card Hadirkan QRIS MPM, Dorong Transaksi Harian via Kartu Kredit
“Penempatan dana pemerintah ini menjadi langkah bersama untuk menjaga likuiditas sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya saat konferensi pers paparan kinerja perusahaan, Selasa (21/4/2026).
Ia menjelaskan, Bank Mandiri mengelola dana tersebut secara prudent dan produktif dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku serta kebutuhan likuiditas perusahaan.
Pemanfaatan dana SAL tersebut terutama difokuskan untuk mendukung penyaluran kredit ke berbagai sektor prioritas. Di antaranya segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri padat karya, serta sektor strategis lainnya.
Beberapa sektor yang menjadi sasaran penyaluran antara lain perkebunan dan ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam, energi terbarukan, layanan kesehatan, hingga manufaktur.
“Fokus kami adalah sektor-sektor yang memiliki multiplier effect besar terhadap perekonomian,” jelasnya.
Dengan penyaluran tersebut, Bank Mandiri berharap dapat mendorong peningkatan daya saing ekspor, memperluas penciptaan lapangan kerja, serta menjaga aktivitas ekonomi tetap berkelanjutan.
Baca Juga: Waspadai Gejolak Global, Bank Mandiri Perketat Penyaluran Kredit & Perkuat Likuiditas
Perusahaan ini juga menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif sebagai agen pembangunan dengan mengoptimalkan penyaluran likuiditas ke sektor-sektor produktif di tengah dinamika ekonomi global.
Sebelumnya, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah kembali menambah penempatan dana SAL sebesar Rp100 triliun ke perbankan.
Dengan penambahan tersebut, total dana SAL yang telah ditempatkan di perbankan mencapai sekitar Rp 300 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













