Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.135
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Bank masih andalkan jaringan kantor cabang untuk bidik segmen UMKM

Kamis, 21 Februari 2019 / 19:36 WIB

Bank masih andalkan jaringan kantor cabang untuk bidik segmen UMKM
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah Bank Syariah Mandiri

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah pesatnya layanan perbankan digital, peran kantor cabang masih diandalkan guna menggenjot kinerja perseroan. Dengan strategi yang baik, kantor cabang bisa punya memaksimalkan kontribusinya.

Beberapa kepala cabang yang dihubungi Kontan.co.id mengaku menjadikan segmen UMKM sasaran utama dalam menyalurkan pembiayaan. "41% komposisi pembiayaan kami berasal dari sektor mikro, dimana mayoritas disalurkan sebagai pembiayaan produktif," kata Kepala Cabang Metro, Lampung PT Bank Syariah Mandiri Pipi Prianggodi kepada Kontan.co.id belum lama ini.


Segmen mikro juga diharapkan Pipi mampu mendongkrak kinerja Mandiri Syariah Cabang Metro secara total. Sementara untuk 2019, Pipi menargetkan bisa menyalurkan pembiayaan mencapai Rp 54,7 miliar, dengan pertumbuhan Rp 1,1 miliar dibandingkan 2017.

Selain ke segmen mikro, pipi bilang pihaknya juga menyasar pembiayaan kepada pegawai institusi pendidikan, dan kesehatan islami. Baik berupa pembiayaan perumahan maupun kendaraan.

Nah hal serupa juga dilakukan PT Bank Sahabat Sampoerna di Kantor Cabang Bandung, Jawa Barat. Sampoerna sendiri baru merelokasi kantor dari Jalan Pasir Kaliki menjadi di Jalan Veteran.

Kepala Regional Bandung Bank Sampoerna Hendry Bunardi bilang relokasi dilakukan perseroan untuk menyasar industri kreatif di Bandung. Sebab, wilayah Jalan Veteran memang berdekatan dengan pusat perniagaan di Bandung.

"Dilihat dari lokasi kantor saat ini memang terbilang cukup strategis. Yaitu berdekatan dengan beberapa pusat perniagaan, seperti Jalan Veteran dan Jalan Banceuy," kata Hendry.

Dari relokasi ini pun, Hendry berharap Sampoerna Cabang Bandung punya jangkauan yang makin luas. Terutama terhadap pengusaha muda dan pelaku UMKM di Bandung.

"Target tahun ini, penyaluran kredit khusus untuk cabang Bandung diharapkan sejalan dengan target pertumbuhan Bank Sampoerna secara keseluruhan yaitu akan tetap bertumbuh 15%," katannya.

Adalagi PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS) yang juga membidik segmen mikro dari UMIM di Cirebon, Jawa Barat. Pimpinan Cabang BRI syariah Cirebon Maman Sukiman bilang pihaknya memang terus berupaya memberikan dukungan kepadaindustri kreatif di Cirebon.

"Dengan beragam usaha para pelaku ekonomi kreatif tentunya kami siap men-support modalnya melalui produk pembiayaan dan pendanaan Mikro Faedah BRIsyariah iB," kata Maman.

Sekitar 66% Portofolio pembiayaan BRI Syariah sendiri memang berasal di Jawa. Dimana Cirebon turut dibidik lantaran punya basis industri fesyen  batik dengan jumlah pelaku yang besar.

Tahun ini pun, BRI Syariah berharap pertumbuhan pembiayaan mikro bisa tumbuh signifikan dengan nilai hingga Rp 3 triliun.


Reporter: Anggar Septiadi
Editor: Tendi
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0514 || diagnostic_web = 0.2893

Close [X]
×