kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.707   63,87   1,13%
  • KOMPAS100 737   8,83   1,21%
  • LQ45 560   6,62   1,20%
  • ISSI 199   2,00   1,02%
  • IDX30 317   3,05   0,97%
  • IDXHIDIV20 391   1,68   0,43%
  • IDX80 84   0,91   1,10%
  • IDXV30 107   -0,06   -0,06%
  • IDXQ30 103   0,76   0,75%

Bank Mayora tak targetkan laba tinggi tahun ini


Senin, 18 Desember 2017 / 09:42 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Mayora tak menargetkan realisasi laba tinggi pada akhir tahun ini. Laba sampai akhir 2017 ditargetkan hanya sebesar Rp 45 miliar atau hanya 60% dari pencapaian tahun lalu Rp 76 miliar.

Atau, bisa dibilang pada akhir tahun ini Bank Mayora menargetkan laba turun 40% secara tahunan atau year on year (yoy).

Irfanto Oeij, Direktur Utama Bank Mayora bilang, penurunan laba ini disebabkan karena beberapa faktor. Pertama karena rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) yang diproyeksi sedikit naik.

"Sampai akhir tahun, kami akan jaga NPL dibawah 3%," kata Irfanto dalam diskusi di wilayah puncak, Bogor, Sabtu (16/12).

Sebagai gambaran, pada tahun lalu, rasio kredit macet bank Mayora masih berada di angka 2%. Kenaikan NPL ini menyebabkan bank harus menyediakan pencadangan yang bisa menggerus laba.

Dari sisi pertumbuhan kredit pada akhir 2017 ini ditargetkan sebesar 12%-13% yoy atau membaik dari realisasi November yang naik hanya 7% yoy menjadi Rp 3,5 triliun.

Pertumbuhan kredit bank sampai akhir tahun diproyeksi disumbang oleh sektor ritel, UMKM dan komersial. Pada tahun depan, Bank Mayora memproyeksi pertumbuhan kredit akan naik dua digit dari tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×