Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) untuk segmen ritel atau masyarakat umum. Instrumen ini disiapkan sebagai alternatif pembayaran deferred payment domestik.
PT Bank Mega Tbk menjadi salah satu dari tujuh bank first mover KKI. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan perbankan terhadap penguatan ekosistem sistem pembayaran nasional yang lebih terintegrasi dan efisien.
Peluncuran KKI berlangsung bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Bank Indonesia. Dalam agenda tersebut, Bank Mega diwakili Direktur IT & Operasional YB Hariantono serta Credit Card Unsecured Loan (CCUL) Product & Portofolio Head Yan Adisesha Gandhi.
KKI dikembangkan sebagai instrumen pembayaran berbasis kredit dengan proses transaksi yang dilakukan secara domestik. Pengembangannya melibatkan ASPI, dengan dukungan Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), penerbit, serta penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran (PIP).
Baca Juga: BSI Luncurkan Hasanah KKI Card
Dalam siran pers Selasa (18/8), Bank Mega menyampaikan, partisipasi sebagai first mover menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian dan ketahanan sistem pembayaran nasional. Kehadiran KKI juga diharapkan memperluas penggunaan transaksi nontunai yang lebih aman, efisien, dan transparan.
Dari sisi bisnis, implementasi KKI membuka peluang bagi Bank Mega untuk memperluas ekosistem pembayaran, meningkatkan volume penjualan, serta mendorong akuisisi dan keterikatan nasabah. Bank Mega juga dapat memperkuat penetrasi bisnis kartu kredit di tengah pertumbuhan ekonomi digital.
Ke depan, Bank Mega menyatakan akan terus mendukung transformasi sistem pembayaran nasional melalui pengembangan produk dan layanan yang sesuai kebutuhan nasabah. Penguatan ekosistem tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi konsumen, tetapi juga menopang pertumbuhan bisnis perbankan dan ekonomi nasional.
Baca Juga: Danamart Bidik Pendanaan Rp 10 Miliar untuk Proyek PLTS di Asmat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
