kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.822   -6,00   -0,04%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Bank mulai kerek bunga, kredit konsumer paling terpengaruh


Jumat, 27 Juli 2018 / 13:33 WIB
Bank mulai kerek bunga, kredit konsumer paling terpengaruh
ILUSTRASI. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BCA


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bank mulai menaikkan bunga kreditnya pada Agustus 2018 untuk menyesuaikan bunga acuan BI yang sudah naik  100 basis poin (bps) sepanjang tahun ini.

Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA mengatakan dengan kenaikan bunga kredit memang akan ada pengaruh ke permintaan kredit. "Terutama pada kredit konsumer yang sensitif terhadap perubahan suku bunga kredit," kata Jahja dalam paparan, Kamis (26/7) sore.

Dengan kenaikan bunga kredit, maka diperkirakan permintaan kredit akan akan berkurang. Sehingga akan mempengaruhi kredit konsumsi seperti kredit kendaraan bermotor dan kredit perumahan.

Namun untuk kredit modal kerja dan kredit investasi pengaruhnya tidak secara langsung. Artinya kenaikan bunga kredit tidak langsung berpengaruh ke permintaan kredit kedua segmen ini.

Yang paling mempengaruhi permintaan kredit modal kerja dan investasi adalah daya beli dan penjualan bisnis. Beberapa faktor eksternal seperti trade war juga bisa mempengaruhi bisnis yang akhirnya bisa mempengaruhi permintaan kredit modal kerja dan investasi.

Sebagai gambaran saja, sampai semester I-2018, BCA mencatat pertumbuhan kredit sebesar 14,2% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 494 triliun.

Di akhir 2018 BCA optimistis kredit bisa tumbuh sekitar 10%-12% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×