kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.976   -125,53   -1,77%
  • KOMPAS100 940   -17,99   -1,88%
  • LQ45 672   -11,76   -1,72%
  • ISSI 251   -3,93   -1,54%
  • IDX30 375   -5,07   -1,34%
  • IDXHIDIV20 460   -5,26   -1,13%
  • IDX80 105   -2,04   -1,90%
  • IDXV30 135   -1,54   -1,13%
  • IDXQ30 119   -1,91   -1,58%

Bank Swasta tingkatkan investasi digital banking


Kamis, 02 Maret 2017 / 12:58 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia memproyeksi, sebanyak 84% bank akan melakukan investasi transformasi teknologi dalam 18 bulan ke depan. Investasi IT ini diharapkan bisa membuat bank menengah bisa bersaing dengan bank besar BUMN.

Jusuf Wibisana, Financial Services Industry Partnrr PwC Indonesia mengatakan sebanyak 71% bank swasta mengatakan teknologi akan menjadi mesin mendorong pertumbuhan kinerja.

"Teknologi dipandang oleh bank swasta sebagai jalan untuk menyamakan persaingan dengan bank yang lebih besar," ujar Jusuf dalam riset terbaru PwC Indonesia yang diterbitkan Kamis (2/3).

Digital banking menurut Jusuf menyediakan channel yang bisa lebih menjangkau konsumen dan nasabah. Dalam dua tahun terakhir PwC Indonesia mencatat terjadi kenaikan transaksi di mobile dan internet banking.

Haryono Tjahjarijadi, Direktur Utama Bank Mayapada mengatakan nantinya industri perbankan akan sangat tergantug pada IT baik layanan maupun produk.

"Kami akan terus meningkatkan kemampuan digital banking dan echannel untuk meningkatkan pelayanan," ujar Haryono kepada Kontan, Kamis (2/3).

Terkait dengan berapa belanja modal yang dialokasikan bank berkode MAYA ini, Haryono belum mau merinci lebih jauh. Namun Haryono mengatakan sebagian besar capex ini adalah untuk pengembangan digital banking.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×