kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Porsi Kredit BRI pada Kuartal I-2026 Tetap Didominasi Segmen UMKM


Kamis, 30 April 2026 / 10:45 WIB
Porsi Kredit BRI pada Kuartal I-2026 Tetap Didominasi Segmen UMKM
ILUSTRASI. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat pertumbuhan positif pada penyaluran kredit dan pembiayaannya hingga kuartal I-2026. ? (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat pertumbuhan positif pada penyaluran kredit dan pembiayaannya hingga kuartal I-2026. Sama seperti tahun sebelumnya, kredit BRI tetap didominasi oleh segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Finance Strategy BRI, Achmad Royadi menyebut hingga kuartal I-2026, bank yang dipimpinnya telah menyalurkan total kredit dan pembiayaan sebesar Rp 1.562 triliun atau tumbuh sampai 13,68% secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Penyaluran kredit BRI saat ini tetap ditopang oleh segmen UMKM. Royadi mencatat hingga kuartal I-2026, BRI menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp 1.211 triliun.

Baca Juga: BRI Bukukan Laba Bersih Rp 15,5 Triliun pada Kuartal I-2026

"Portofolio pembiayaan BRI tersebar luas di jutaan nasabah mikro dengan plafon yang relatif kecil, sehingga menciptakan diversifikasi risiko yang sangat granular," ucap Royadi saat paparan kinerja BRI, Kamis (30/4/2026).

Direktur Utama BRI Hery Gunadi mengatakan, BRI terus memantau kenaikan risiko akibat kondisi ekonomi global. Menurutnya, portofolio kredit BRI yang fokus pada segmen UMKM justru membuat BRI lebih aman.

Pasalnya, dengan struktur portofolio kredit seperti itu, potensi risiko kredit BRI menjadi tidak terkonsentrasi pada debitur besar saja. Adapun rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) BRI pada kuartal I-2026 tercatat sebesar 3,01%.

"Dan jumlah kreditnya juga kecil-kecil, beda dengan korporasi kalau satu kredit itu bisa triliunan. Ini kan tidak terpusat," ujarnya.

Baca Juga: Citi Indonesia Catat Laba Tumbuh Positif di Tengah Pelemahan Kredit pada 2025

Hery juga memastikan BRI terus melakukan pemantauan ketat terhadap sektor yang mungkin terdampak dinamika global, seperti sektor yang berkaitan dengan komoditas ekspor atau sektor yang terdampak langsung fluktuasi nilai tukar rupiah.

"Hingga saat ini kualitas aset BRI tetap terjaga dengan baik, tercermin dari rasio NPL yang stabil," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×