kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.399   55,00   0,32%
  • IDX 6.939   -162,64   -2,29%
  • KOMPAS100 933   -24,13   -2,52%
  • LQ45 668   -15,78   -2,31%
  • ISSI 249   -6,07   -2,38%
  • IDX30 373   -7,02   -1,85%
  • IDXHIDIV20 457   -8,21   -1,76%
  • IDX80 105   -2,61   -2,44%
  • IDXV30 134   -2,43   -1,78%
  • IDXQ30 119   -2,38   -1,97%

Porsi Kredit BRI pada Kuartal I-2026 Tetap Didominasi Segmen UMKM


Kamis, 30 April 2026 / 10:45 WIB
Porsi Kredit BRI pada Kuartal I-2026 Tetap Didominasi Segmen UMKM
ILUSTRASI. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat pertumbuhan positif pada penyaluran kredit dan pembiayaannya hingga kuartal I-2026. ? (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat pertumbuhan positif pada penyaluran kredit dan pembiayaannya hingga kuartal I-2026. Sama seperti tahun sebelumnya, kredit BRI tetap didominasi oleh segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Finance Strategy BRI, Achmad Royadi menyebut hingga kuartal I-2026, bank yang dipimpinnya telah menyalurkan total kredit dan pembiayaan sebesar Rp 1.562 triliun atau tumbuh sampai 13,68% secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Penyaluran kredit BRI saat ini tetap ditopang oleh segmen UMKM. Royadi mencatat hingga kuartal I-2026, BRI menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp 1.211 triliun.

Baca Juga: BRI Bukukan Laba Bersih Rp 15,5 Triliun pada Kuartal I-2026

"Portofolio pembiayaan BRI tersebar luas di jutaan nasabah mikro dengan plafon yang relatif kecil, sehingga menciptakan diversifikasi risiko yang sangat granular," ucap Royadi saat paparan kinerja BRI, Kamis (30/4/2026).

Direktur Utama BRI Hery Gunadi mengatakan, BRI terus memantau kenaikan risiko akibat kondisi ekonomi global. Menurutnya, portofolio kredit BRI yang fokus pada segmen UMKM justru membuat BRI lebih aman.

Pasalnya, dengan struktur portofolio kredit seperti itu, potensi risiko kredit BRI menjadi tidak terkonsentrasi pada debitur besar saja. Adapun rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) BRI pada kuartal I-2026 tercatat sebesar 3,01%.

"Dan jumlah kreditnya juga kecil-kecil, beda dengan korporasi kalau satu kredit itu bisa triliunan. Ini kan tidak terpusat," ujarnya.

Baca Juga: Citi Indonesia Catat Laba Tumbuh Positif di Tengah Pelemahan Kredit pada 2025

Hery juga memastikan BRI terus melakukan pemantauan ketat terhadap sektor yang mungkin terdampak dinamika global, seperti sektor yang berkaitan dengan komoditas ekspor atau sektor yang terdampak langsung fluktuasi nilai tukar rupiah.

"Hingga saat ini kualitas aset BRI tetap terjaga dengan baik, tercermin dari rasio NPL yang stabil," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×