kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.402   58,00   0,33%
  • IDX 6.927   -174,68   -2,46%
  • KOMPAS100 932   -25,23   -2,63%
  • LQ45 668   -16,35   -2,39%
  • ISSI 249   -6,54   -2,56%
  • IDX30 372   -7,24   -1,91%
  • IDXHIDIV20 457   -8,14   -1,75%
  • IDX80 105   -2,74   -2,55%
  • IDXV30 134   -2,38   -1,75%
  • IDXQ30 119   -2,29   -1,89%

Saham BBRI Malah Merosot Saat Pengumuman Kinerja Kuartal I-2026


Kamis, 30 April 2026 / 12:29 WIB
Diperbarui Kamis, 30 April 2026 / 12:31 WIB
Saham BBRI Malah Merosot Saat Pengumuman Kinerja Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Pertumbuhan Laba Bersih Bank BRI (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengumumkan pencapaian kinerja positifnya untuk kuartal-1 2026 hari ini, Kamis (30/4/2026). Meski kinerja positif, harga saham BBRI justru merosot siang ini.

Pada penutupan sesi perdagangan pertama, harga saham BBRI tercatat di Rp 3.010 per saham atau turun 1,95% dibandingkan penutupan kemarin. Saham BBRI terus terseok di zona merah sejak pembukaan perdagangan.

Harga BBRI saat ini merupakan titik terendahnya dalam perdagangan lima tahun terakhir. BBRI bahkan sempat menyentuh Rp 2.990 pada pukul 11.08 WIB.

Baca Juga: Lagi Murah! Dirut BRI Sarankan Investor Borong Saham BBRI, Ini Alasannya

Jika dihitung dalam perdagangan satu pekan, harga BBRI telah turun 4,75%. Jika ditarik lebih jauh sampai satu bulan, harga BBRI telah turun sampai 11,98%.

Pelemahan ini terjadi meskipun BBRI berhasil mengumumkan kinerjanya yang tercatat positif untuk kuartal-1 2026. BBRI mengumumkan laba bersih secara konsolidasinya sebesar Rp 15,5 triliun pada kuartal-1 2026.

Angka laba tersebut terhitung naik sampai 13,7% secara tahunan atau year-on-year (yoy) jika dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Selain itu, dari sisi intermediasi, BBRI berhasil menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp 1.562 triliun, meningkat 13,68% yoy. Penyaluran kredit BBRI didominasi oleh segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mencapai Rp 1.211 triliun.

 

BBRI juga memastikan fundamentalnya dapat memitigasi risiko ekonomi global ke depannya. Ini tercermin dari rasio permodalan yang tebal, yaitu CAR sebesar 22,9%.

Baca Juga: Tebar Dividen Rp 52,1 Triliun, BBRI Pastikan Likuiditas dan Permodalannya Tetap Kuat

Terkait likuiditas, BBRI mencatat rasio loan to deposit (LDR) sedikit meningkat menjadi 87,% dari periode tahun sebelumnya yang sebesar 86,58%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×