kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Bank syariah diminta selektif salurkan pembiayaan


Jumat, 11 September 2015 / 13:45 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beberapa waktu lalu telah melakukan stress test kepada beberapa bank syariah. Hasilnya, kondisi keuangan bank syariah dinilai masih relatif aman.

Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan OJK Mulya Siregar Mulya mengatakan dengan menggunakan nilai tukar kurs Rp 14.000 per dollar Amerika Serikat, beberapa indikator perbankan seperti rasio kecukupan modal (CAR) dan nilai pembiayaan bermasalah (NPF) masih berada pada ketentuan OJK.

Namun untuk CAR, menurut Mulya, memang ada beberapa bank syariah yang rasionya mepet dengan ketentuan Basel III yaitu 14%. "Terkait ini kami sampaikan ke induknya supaya menambah modal," ujar Mulya di Jakarta, Jumat, (11/9).

Mulya berharap bank syariah tetap menyalurkan pembiayaan dengan lebih selektif. Salah satu sektor yang masih positif menurutnya adalah pembiayaan perumahan.

"Saya sudah sampaikan bahwa jika bank syariah ingin masuk ke suatu sektor harus sudah mempunyai kesiapan bidang SDM dan infrastruktur pendukung," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×