kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Bankir: Fintech tak akan ganggu bisnis KTA perbankan


Selasa, 27 November 2018 / 20:48 WIB
ILUSTRASI. HaloBCA


Reporter: Lita Febriani | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berkembangnya financial technology (Fintech) tak menjadi ancaman bagi perbankan, khususnya untuk bisnis kredit tanpa agunan (KTA). Sebaliknya, beberapa bank di Indonesia berencana merambah ke pasar fintech.

Menurut Direktur BCA Santoso Liem, bank maupun fintech mempunyai porsi tersendiri. "Saya pikir market di Indonesia terlalu besar dan penetrasi masih sangat luas. Selain itu, produk KTA BCA target kami sebagai suplement product bagi produk payroll," ungkap Santoso,Selasa (27/11).

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim Soeroso bilang, Bank Jatim justru akan bekerjasama dengan fintech lantaran tak melihat fintech sebagai ancaman. "Syariah kita sudah, Gojek sedang proses kerjasama," tutur Soeroso.

Sedangkan Direktur Utama Bank Mayora, Irfanto Oeij beranggapan dengan adanya fintech tidak memberikan dampak pada banknya. Sebab fasilitas KTA yang diberikan oleh Bank Mayora hanya ditujukan pada perusahaan yang telah bekerjasama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×