kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Di Antara Saham Big Banks, BBRI Paling Banyak Dijual Asing Dalam Sepekan Terakhir


Minggu, 05 April 2026 / 09:20 WIB
Di Antara Saham Big Banks, BBRI Paling Banyak Dijual Asing Dalam Sepekan Terakhir
ILUSTRASI. Dalam perdagangan sepekan ini, secara kumulatif seluruh saham bank berkapitalisasi besar alias big banks masih kompak melemah. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam perdagangan sepekan ini, secara kumulatif seluruh saham bank berkapitalisasi besar alias big banks masih kompak mengalami pelemahan. Dari keempat big banks, terlihat saham BBRI paling banyak dilepas investor asing.

Dalam penutupan perdagangan Kamis (2/4/2026), hanya saham dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang berada di zona hijau. Meski begitu, jika ditarik dalam rentang sepekan antara Jumat (27/3/2026) hingga Kamis (2/4/2026), saham BBCA juga sebetulnya turun harga seperti big banks lain.

Secara rinci, harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berada di harga Rp 4.650 per saham, turun 3,93% dalam sepekan. Saham BBCA saat ini ada di Rp 6.575 per saham atau turun 4,36% dalam sepekan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Catat Klaim Program JHT per Februari 2026 Capai Rp 10,2 Triliun

Sedangkan, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berada di Rp 3.320 atau turun 4,87% dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun paling dalam di Rp 3.700 per saham atau berkurang 7,50% dalam sepekan.

Jika dilihat dari jumlah saham yang ditransaksikan oleh investor asing, maka saham BBRI menjadi saham big banks yang paling banyak dijual bersih atau net sell oleh investor asing.

Secara total dalam sepekan, net sell BBRI sebesar Rp 1,64 triliun, net sell BBCA sebesar Rp 1,29 triliun, net sell BMRI sebesar Rp 889,83 miliar, dan net sell BBNI senilai Rp 316,35 miliar.

Head Research Korea Invesment and Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi menyebut, pergerakan investor asing atas saham big banks saat ini dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah.

Untuk diketahui, nilai tukar rupiah per Kamis (2/4/2026), saat di hari penutupan bursa, melemah 0,11% ke level Rp 17.002 per dolar Amerika Serikat (AS). Data terbaru per Sabtu (4/4/2026), rupiah kembali menguat ke level Rp 16.980 per dolas AS.

"Kalau rupiah tembus dan bertahan di atas 17.000, maka akan ada risiko inflasi impor dan potensi kenaikan BI rate yang bisa memperlambat laju pertumbuhan kredit dan menaikkan rasio NPL. Tentunya akan memicu capital outflow asing," kata Wafi saat dihubungi, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga: OJK Ungkap Tantangan Industri Keuangan Syariah, dari Produk hingga Literasi

Ke depannya, Wafi menilai harga saham big banks masih akan dipengaruhi oleh berbagai sentimen global, seperti pelemahan rupiah, perang Timur Tengah, serta harga komoditas seperti minyak. Wafi juga menyebut laporan kondisi keuangan Indonesia akan menentukan sikap investor asing untuk kembali masuk di saham Indonesia.

Wafi menyarankan untuk para investor yang ingin mengakumulasi saham agar tetap hati-hati karena proyeksi harga ke depannya masih belum bisa ditentukan. Adapun ia menyebut fundamental dan kinerja saham big banks sampai saat ini masih terus solid.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×