kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bankir: SBR007 tetap diminati investor lantaran suku bunga BI turun


Rabu, 24 Juli 2019 / 20:20 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Widi Hantono, Vice President Wealth Management Division BNI mengatakan, permintaan SBR007 masih relatif sama dengan penerbitan seri sebelumnya. Penurunan kupon tidak mengurangi minat investor karena di saat yang sama terjadi penurunan suku bunga acuan BI.

Baca Juga: Mundur hingga tiga kali, ini kata OJK soal rights issue Muamalat

"Penurunan kupon sepertinya tidak berdampak signifikan terutama setelah tindakan BI yang juga menurunkan suku acuan. Hal ini searah dengan view pasar bahwa bunga akan cenderung turun." kata Widi.

Meskipun sudah mencapai 85%, BNI belum memiliki rencana untuk menambah kuota penjualan SBR007.

Hanya saja sedikit berbeda dengan PT Bank Tabungan Negara Tbk. Penjualan bank bersandi BBTN ini baru mencapai Rp 20 miliar dalam periode yang sama. Sementara target perseroan adalah Rp 50 miliar.

Baca Juga: Deposito Bank BCA tumbuh 18,1% di semester I, apa dampaknya terhadap kinerja?

Namun, BTN masih optimis target tercapai karena menurut Budi Satria, Direktur Konsumer BTN, beberapa nasabah perseroan memiliki kebiasaan melakukan pemesanan di akhir periode untuk menghindari selisih bunga berjalan apabila melakukan pemesanan di awal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×