kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Bankir syariah sambut baik kode etik perbankan syariah


Senin, 30 Agustus 2010 / 09:56 WIB
Bankir syariah sambut baik kode etik perbankan syariah


Reporter: Roy Franedya , Steffi Indrajana | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Perbankan syariah menyambut gembira rencana diterapkannya kode etik perbankan syariah. Direktur Utama bank BNI Syariah Rizqullah mengatakan kode etik tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan dan kinerja bank syariah serta mendorong kerjasama antarperbankan syariah.

"Mengenai SDM yang overpaying sebenarnya adalah kebijakan bank syariah sendiri kalau terlalu overpaid yang rugi pasti banknya juga," ujarnya.

Herry Hykmanti, Direktur Transkasional Bank dan Syariah Bank Danamon juga sependapat dengan Risqullah. Menurutnya, kode etik perbankan syariah sangat perlu untuk dibuat, khususnya untuk SDM untuk menghindari terjadinya saling bajak-membajak bankir syariah. "Malah seharusnya harus sama-sama mengembangkan SDM," ujarnya.

Kepala Unit Usaha Syariah Permata Bank Achmad Kusna Permana mengatakan selain melahirkan kode etik perbankan syariah ada baiknya para bankir-bankir syariah juga menjalin komunikasi yang lebih intern agar bisa sama-sama mengembangkan bisnis perbankan syariah. "Mumpung industri ini masih kecil sehingga lebih mudah untuk membangun komunikasi," ujarnya.

Untuk mencetak bankir syariah sebenarnya tidak terlalu sulit. Bank hanya perlu menarik dan memberikan pembelajaran pada bankir-bankir konvensional mengenai bisnis syariah. "Saat ini pasokan bankir konvensinal sangat tinggi jadi ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk mencetak bankir syariah yang kompeten," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×