kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.040   40,00   0,24%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Bankir waspada potensi kenaikan NPL di semester kedua


Senin, 05 Agustus 2019 / 22:14 WIB
Bankir waspada potensi kenaikan NPL di semester kedua


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Adapun, berdasarkan segmennya kredit komersial menyumbang NPL BCA paling tinggi sebesar 46,1% dari total NPL. Disusul oleh kredit konsumer 28,1% dan kredit korporasi 25,4%.

Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) pada semester-I 2019 lalu mencatatkan NPL 3,32% meningkat dari setahun sebelumnya 2,78%. Posisi tersebut praktis masih jauh dari target NPL BTN tahun ini sebesar 2,5%.

Plt. Direktur Keuangan dan Tresuri BTN Nixon Napitupulu mengatakan kenaikan NPL tersebut kebanyakan disumbang dari pembiayaan non perumahan pada segmen syariah. "Kebanyakan barang (kredit) lama," singkatnya. 

Baca Juga: Incar nasabah kelas kakap, Bank Mandiri bakal gelar customer gathering

Merujuk presentasi perusahaan, rasio non performing financing (NPF) unit usaha syariah (UUS) BTN memang cukup tinggi sebesar 4,47% per Juni 2019, jauh di atas posisi tahun sebelumnya 1,09%.

Pun, berdasarkan penyaluran kreditnya tercatat kredit konstruksi naik cukup tinggi dari 4,28% di Juni 2018 menjadi 8,53% per Juni 2019. Hal serupa juga terjadi pada kredit komersial yang mencatatkan NPL 6,9% sedikit naik dari tahun sebelumnya 6,62%.

Nixon menjelaskan, melihat fakta tersebut pihaknya meramal NPL pada akhir tahun masih akan ada di kisaran 2,7%-2,8%. Alih-alih menjaga laju NPL, perseroan pun berniat meningkatkan rasio pencadangan ke posisi 70% di semester II 2019.

Sebabnya, pada periode semester I 2019 rasio pencadangan BTN justru turun menjadi 37,87% dari tahun lalu 41,72%.

Baca Juga: Bank Mandiri: Potensi kehilangan pendapatan dari EDC akibat listrik padam cukup besar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×