kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Banyak kecelakaan kerja di proyek konstruksi, ini kata BPJS Ketenagakerjaan


Jumat, 23 Februari 2018 / 20:43 WIB
ILUSTRASI. Tiang pancang Tol Becakayu roboh


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kecelakaan kerja di sejumlah proyek konstruksi belakangan ini turut menarik perhatian Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Badan sosial eks PT Jamsostek ini pun mengingatkan para perusahaan konstruksi.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto meminta pemberi kerja di sektor konstruksi untuk memastikan para pekerjanya telah terdaftar di program jaminan sosial ketenagakerjaan yang dikelola pihaknya.

Sehingga bila terjadi risiko seperti kecelakaan kerja, para pekerja maupun ahli waris bisa mendapat hak yang sudah sepatutnya. "Terlebih ini adalah perintah undang-undang bahwa seluruh pemberi kerja wajib mendaftarkan peserta agar dapat perlindungan," kata dia.

Selain itu, ia meminta para pemberi kerja untuk terus melakukan manajemen risiko yang optimal di proyek-proyek yang dikerjaan. Sehingga potensi risiko bisa ditekan serendah mungkin.

Agus melanjutkan, mayoritas pekerja yang menjadi korban di kecelakaan sejumlah proyek konstruksi belakangan ini sudah didaftarkan ke program yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Setelah terjadi kecelakaan langsung kami urus," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×