kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

BCA Dorong Bukit Peramun Jadi Destinasi Ekowisata Global


Jumat, 05 Juni 2026 / 21:22 WIB
BCA Dorong Bukit Peramun Jadi Destinasi Ekowisata Global
ILUSTRASI. KEK Tanjung Kelayang, Belitung


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Central Asia (BCA) melalui Bakti BCA mengajak pelaku industri pariwisata dari Singapura dan Malaysia mengunjungi Bukit Peramun, Belitung dalam kegiatan familiarization trip. Tujuannya, memperluas pasar wisatawan mancanegara dan meningkatkan daya saing desa wisata.

Bekerja sama dengan Astindo, program ini memperkenalkan Bukit Peramun sebagai destinasi berbasis masyarakat dengan konsep wisata berbeda dari dominasi wisata pantai di Belitung. Kunjungan wisata ke lokasi ini juga terus meningkat, baik wisatawan mancanegara maupun domestik dalam beberapa tahun terakhir.

Seperti diketahui, Bukit Peramun terus menunjukkan popularitas yang meningkat. Hal ini tercermin dari kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara dari 387 orang pada 2023 menjadi 485 orang pada 2025, serta wisatawan domestik dari 1.356 orang pada 2024 menjadi 1.648 orang pada 2025.

Baca Juga: BCA Masih Kaji Penyesuaian Bunga KPR Meski BI Rate Naik 50 Bps Jadi 5,25%

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana mempertemukan pengelola desa wisata dengan pelaku industri pariwisata mancanegara agar mereka dapat mengenal secara langsung potensi dan pengalaman wisata yang ditawarkan Bukit Peramun.

Hera menjelaskan Bukit Peramun telah dikelola oleh masyarakat melalui Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) Arsel sejak 2006. Desa ini berkembang menjadi destinasi community-based tourism yang mendapat pengakuan nasional, termasuk penghargaan Green Gold ISTA 2019 dan predikat Hutan Digital Pertama Berbasis Masyarakat di Indonesia dari MURI pada 2023.

Dia bilang, Desa Bukit Peramun memiliki potensi besar di pasar internasional karena keindahan hutan alaminya yang masih asri. Dengan dukungan akses dan promosi yang tepat, program ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

Baca Juga: BCA Buka Peluang Naming Right Transum Lain Lagi Selain MRT Blok M, Gaet Nasabah Baru

“Selain itu, inisiatif tersebut juga ditujukan untuk memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat setempat, sekaligus tetap menjaga aspek konservasi dan pelestarian lingkungan.” kata Hera, Jumat (5/6/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, peserta menjelajahi kawasan hutan konservasi Bukit Peramun melalui trekking, mempelajari tanaman herbal dan endemik Belitung, serta mengikuti kegiatan adopsi pohon. Mereka juga diperkenalkan dengan aplikasi Virtual Assistance & Kenali Pohon (KePo) untuk mengenali flora setempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×