Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hak penamaan alias naming right di tempat persinggahan transportasi umum (transum) menjadi salah satu strategi bank untuk menggaet calon nasabah baru.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi salah satu bank yang sudah lama menerapkan strategi naming right. Sampai saat ini, BCA memiliki naming right di stasiun MRT Blok M.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Heryn menyebut, naming right yang dilakukan BCA pada stasiun MRT sejalan dengan peluang bisnis yang dinilai positif ke depannya.
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Bantu Para Pensiunan Tetap Produktif
"Terkait hak penamaan Stasiun MRT Blok M, BCA mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk prospek dan kebutuhan bisnis perusahaan," kata Hera kepada Kontan.
Hera mengatakan, BCA masih membuka peluang untuk adanya kerja sama naming right lain ke depannya. Akan tetapi, ia menyebut BCA juga akan tetap mempertimbangkan berbagai aspek, seperti profil risiko, prospek, dan kebutuhan bisnis.
"BCA senantiasa terbuka terhadap setiap kemungkinan untuk menjalin kerja sama dengan mitra strategis untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan," ucapnya.
Adapun Hera berharap, kerja sama naming right BCA juga turut berkontribusi dalam mendorong masyarakat menggunakan transum.
Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan menilai, strategi naming right ini sudah bukan sekadar tren lagi di kalangan perbankan besar.
Menurut Trioksa, naming right di transum memang ampuh membuat merek bank menjadi semakin familiar di ingatan masyarakat, terutama jika lokasi naming right-nya strategis.
Naming right, kata Trioksa, bukan hanya dilakukan untuk menggaet nasabah baru, tapi juga untuk meningkatkan kepercayaan nasabah eksisting terhadap bank tersebut.
Baca Juga: Dana Nasabah Tajir di BNI Private Melonjak 30% hingga April 2026
Akan tetapi, ia menyebut strategi ini sepertinya cenderung hanya akan dilakukan bank besar saja karena memiliki modal yang memadai.
"Dengan melihat nama bank di transum, dampaknya nasabah tetap familiar, percaya, dan membuat merek bank semakin melekat di masyarakat," kata Trioksa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













