kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

BCA raup laba bersih Rp 28,5 triliun sepanjang 2019


Kamis, 20 Februari 2020 / 16:41 WIB
BCA raup laba bersih Rp 28,5 triliun sepanjang 2019
Direksi dan komisaris BCA saat paparan kinerja di Jakarta (20/2/2020).

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih mencatat kinerja yang mumpuni di tengah perlambatan kinerja industri perbankan. Tahun lalu, bank swasta terbesar di tanah air ini berhasil meraup laba bersih Rp 28,5 triliun, tumbuh 10,5% dari tahun sebelumnya.

"Kami berhasil, mencatat pertumbuhan kinerja yang baik tahun lalu, dengan kenaikan laba sebelum provisi dan pajak 15,5% ditopang pertumbuhan laba operasional 13,6%," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiatmadja saat paparan kinerja, Kamis (20/2).

Baca Juga: BCA akan kembangkan fitur layanan Halo BCA WhatsApp

Dari fungsi intermediasi, BCA berhasil mencatat pertumbuhan kredit yang masih mumpuni sebesar 9,5% dengan total nilai Rp 603,74 triliun. Pertumbuhan utamanya didukung oleh segmen bisnis, termasuk kredit korporasi yang tumbuh 11,1% menjadi Rp 236,9 triliun dan peningkatan kredit komersial & SME sebesar 12,0% menjadi Rp 202,9 triliun pada Desember 2019.

Sementara itu, kredit konsumer tumbuh 4,3% menjadi Rp 158,3 triliun, di mana segmen KPR tumbuh 6,5% menjadi Rp 93,7 triliun, KKB turun 1,1% menjadi Rp 47,6 triliun, dan outstanding kartu kredit tumbuh 9,4% menjadi Rp14,1 triliun. 

Pada periode yang sama, pembiayaan syariah tumbuh 15,2% menjadi Rp5,6 triliun.

Pertumbuhan kredit BCA yang berkelanjutan dapat tercapai berkat kualitas kredit yang terjaga melalui penerapan prinsip kehati-hatian secara konsisten. NPL tercatat pada level 1,3% pada Desember 2019, dibandingkan 1,4% pada tahun sebelumnya.

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan investasi jaringan dan menciptakan inovasi digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Dengan upaya-upaya tersebut, BCA dapat mencapai pertumbuhan dana inti CASA yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sebesar 9,9%, menjadi Rp 532,0 triliun dan berkontribusi sebesar 75,5% dari total dana pihak ketiga pada Desember 2019," sambung Jahja.




TERBARU

Close [X]
×