Sumber: KONTAN | Editor: Hendra Gunawan
JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) memastikan, bank umum syariah (BUS) milik mereka akan beroperasi pada awal 2010 mendatang. BCA juga berkomitmen untuk terus mendukung permodalan dari BCA Syariah.
Wakil Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja menyatakan, seluruh izin yang dibutuhkan untuk akuisisi Utama Internasional Bank (UIB) sudah diterbitkan Bank Indonesia (BI). Saat ini, pengelola BCA menyelesaikan proses konversi dari UIB menjadi bank syariah. "Jadi nanti Januari sudah bisa beroperasi," ungkap Jahja, akhir pekan lalu.
Direktur Perizinan Perbankan BI Joni Swastanto, Jumat (3/10), membenarkan, izin akuisisi UIB oleh BCA sudah terbit. "Kami sudah mengeluarkan izin akuisisi itu sejak Mei 2009 lalu," ungkapnya. Sedangkan proses konversi menjadi bank syariah tidak lagi berada di tangan Direktorat Perizinan BI, melainkan di bawah kewenangan Direktorat Syariah BI.
Jahja melanjutkan, untuk mengembangkan BCA Syariah, BCA akan menyuntikkan dana segar ke BCA Syariah. "Kami ingin modal BCA Syariah menjadi Rp 250 miliar," ujar Jahja. Saat ini modal Bank UIB kurang lebih mencapai Rp 200 miliar.
Jahja juga memastikan, bahwa BCA akan mengembangkan BCA Syariah dengan modal sendiri. Mereka tidak akan mengundang investor strategis seperti yang dilakukan beberapa bank konvensional saat mengembangkan bank syariah mereka. BCA Syariah nantinya akan menyasar sektor menengah ke atas untuk pendanaan. Sedangkan untuk penyaluran pembiayaan, BCA Syariah akan menyasar ke usaha mikro.
BCA mengakuisisi Bank UIB pada Oktober 2008. Per akhir Maret 2009, nilai aset Bank UIB sebesar Rp 602 miliar. Nilai penyaluran kredit sebesar Rp 414,5 miliar serta dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp 503,9 miliar. Rasio kecukupan modal (CAR) tercatat 21,8% dan rasio kredit bermasalah (NPL) 1,1%. Bank ini memiliki enam kantor cabang dan enam kantor kas.
BCA mengambil alih 100% saham Bank UIB seharga Rp 248,257 miliar. BCA sudah lama mengagendakan masuk ke bisnis perbankan syariah. Jahja pernah menyatakan, agenda pengembangan BCA berikutnya adalah mengakuisisi satu bank lagi untuk mengembangkan bisnis wealth management.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














