kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BCA tak mau patok margin, kenapa?


Kamis, 28 September 2017 / 23:08 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bilang kedepan tidak mau mematok margin bunga bersih (NIM). Keengganan BCA ini disebabkan karena beberapa hal.

Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama BCA bilang rasio net interest margin (NIM) memang merupakan sesuatu yang tidak bisa dijaga. "Karena faktornya banyak," kata Jahja kepada KONTAN, Kamis (28/9).

Beberapa faktor yang mempengaruhi NIM menurut Jahja adalah asal segmen pertumbuhan kredit, kedua adalah tarif atau pricing kredit yang berbeda-beda.

Faktor ketiga yang mempengaruhi margin bank adalah sumber dana apakah dana murah tabungan dan giro atau dana mahal yaitu deposito. Sampai semester 1 2017 NIM BCA 6,26% atau turun dari periode sama 2016 6,99%.

Sebelumnya beberapa bank mengaku memproyeksi NIM sampai akhir 2017 akan mengalami penurunan tipis. Hal ini salah satu disebabkan karena turunnya bunga deposito dan kredit karena turunnya bunga acuan.

Sebagai gambaran secara industri, NIM perbankan masih cukup tinggi yaitu 5,35% atau turun tipis dari periode sama 2016 5,59%.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×