kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

BCA targetkan kelolaan cash management tumbuh 20%


Senin, 17 Februari 2014 / 11:46 WIB
ILUSTRASI. Intip Desain Rumah Dua Kamar yang Aesthetic Ini


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Central Asia (BCA) menargetkan pertumbuhan dana kelolaan 20% dalam layanan cash management pada tahun ini.

Menurut Rusdianti Salim, Head of Cash Management BCA, hingga akhir tahun lalu, portofolio dalam layanan pengelolaan dana ini mencapai 23% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA. Namun, Rusdianti menolak menyebutkan besarannya, mengingat publikasi kinerja keuangan BCA akhir tahun lalu belum dilakukan. "Peningkatan DPK kami sebesar 17% di tahun lalu," kata Rusdianti pada KONTAN, Senin, (17/2).

Berdasarkan laporan keuangan tahun 2012, total DPK BCA saat itu mencapai Rp 370,27 triliun. Dengan demikian, diperkirakan total DPK BCA di akhir 2013 mencapai Rp 433,21 triliun. Dengan hitungan itu, total dana kelolaan dari cash management BCA di akhir tahun lalu diperkirakan sebesar Rp 86,64 triliun.

Sedangkan jumlah nasabah pengguna cash management services (CMS) saat ini mencapai 68.000 perusahaan. Nasabah korporasi yang menggunakan CMS ini tersebar di semua industri. "Namun yang paling aktif adalah sektor finansial," kata Rusdianti.

Untuk tahun ini, agar target pertumbuhan cash management 20% bisa tercapai, strategi BCA adalah fokus pada pengelolaan komunitas bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×