kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.485   -45,00   -0,26%
  • IDX 6.746   -113,34   -1,65%
  • KOMPAS100 898   -18,20   -1,99%
  • LQ45 660   -10,14   -1,51%
  • ISSI 244   -3,72   -1,50%
  • IDX30 373   -4,24   -1,13%
  • IDXHIDIV20 456   -5,60   -1,21%
  • IDX80 102   -1,70   -1,63%
  • IDXV30 130   -1,66   -1,26%
  • IDXQ30 119   -1,18   -0,98%

Beri KPR untuk pekerja, BTN gandeng Jamsostek


Senin, 01 April 2013 / 13:14 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai masker pelindung berjalan di jalan, menyusul wabah baru penyakit virus corona atau COVID-19, di Shanghai, Cina, 5 Agustus 2021. REUTERS/Aly Song.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk dan Jamsostek sepakat untuk membuat skema pembiayaan rumah khusus untuk peserta Jamsostek.

Dalam kerjasama itu, dua perusahaan pelat merah ini akan menggandeng Real Estat Indonesia (REI) dan Asosiasi Pengembang Perumahan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Dalam program ini, Jamsostek akan melakukan pendataan pekerja yang terdaftar di Jamsostek, tetapi belum memiliki rumah.

Sementara Apersi dan REI akan bertindak sebagai pengembang rumahnya, dan BTN menjadi perbankan yang akan memberikan pembiayaannya untuk rumahnya melalui kredit pemilikan rumah (KPR).

Maryono, Direktur Utama BTN bilang, kebutuhan rumah saat ini mencapai 13,5 juta, dan bertambah 800.000 rumah setiap tahunnya.

"Kerjasama ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas rumah tinggal layak. Tujuan akhirnya bagaimana para pekerja peserta Jamsostek secara pasti mendapatkan rumah," ujar Maryono di kantornya, Jakarta, Senin (1/4).

Maryono menyampaikan, komposisi kredit BTN tahun 2013 sebanyak 85% kredit perumahan dan 15% untuk kredit non perumahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×