kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

BI belum akan kontrol modal asing secara ketat


Senin, 28 Mei 2012 / 10:18 WIB
ILUSTRASI. Harga batubara diprediksi menguat, simak rekomendasi saham PTBA dan ADRO


Reporter: Dyah Megasari, Reuters |

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengaku belum memiliki rencana kontrol ketat terhadap modal asing yang sedang berbiak di Indonesia. Namun bank sentral berencana mengelola likuiditas rupiah dan dollar Amerika Serikat (AS).

Hal ini diungkapkan oleh Deputi Gubernur BI, Hartadi A Sarwono yang menanggapi pelemahan rupiah di awal perdagangan. Rumor akan kontrol modal asing-lah yang membuatkan rupiah tergelincir.

Dia berjanji, bahwa BI akan terus waspada terhadap kondisi pasar dan akan meningkatkan upaya untuk memfasilitasi pasar jika kekurangan likuiditas. Artinya, intervensi terhadap rupiah masih akan terus dilakukan.

Sepanjang tahun ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sudah melemah 2,6%. Krisis yang terjadi di Eropa membuat investor berbondong-bondong memburu dollar dan menjual sejumlah aset berisiko seperti saham dan mata uang di emerging market.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×