kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

BSI Masih Tunggu Arahan Danantara untuk Tingkatkan Saham Free Float


Rabu, 03 Juni 2026 / 10:47 WIB
BSI Masih Tunggu Arahan Danantara untuk Tingkatkan Saham Free Float
ILUSTRASI. Sejumlah emiten masih belum mencapai batas ketentuan free float tersebut, salah satunya PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai bulan April 2026 memberlakukan kebijakan baru mengenai batas saham beredar bebas alias free float menjadi minimum 15%. Sejumlah emiten masih belum mencapai batas ketentuan free float tersebut, salah satunya PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).

Sampai dengan saat ini, Rabu (3/6/2026), rasio free float BRIS ada di level 9,33%. Adapun BEI menetapkan batas waktu penyesuaian free float untuk emiten dengan kapitalisasi di atas Rp 5 miliar, termasuk BRIS, paling lambat pada 31 Maret 2028.

Direktur Manajemen Risiko BSI, Grandhis Helmi Harumansyah mengatakan, emiten dari bank pemerintah ini masih menunggu arahan dari Danantara untuk meningkatkan jumlah saham lepasnya.

Baca Juga: Suku Bunga dan Yield Naik, Multifinance Kian Hati-Hati Terbitkan Surat Utang

"Kami mengikuti arahan dari Danantara sebagai pemegang kuasa, pemegang saham. Jadi nanti pasti kami akan diskusi terus dengan Danantara dan juga para pemegang saham," kata Grandhis kepada Kontan belum lama ini.

Sembari menunggu rencana penambahan free float, Grandhis menyebut BRIS akan terus memacu pertumbuhan kinerjanya. Dengan begitu, diharapkan saham BRIS pun akan naik harga.

"Kita memastikan bahwa kinerja perseroan tetap dalam batas-batas risiko yang terjaga. Investor kan pasti akan melihat kinerja perseroan," ucapnya.

Baca Juga: Asuransi Jiwa Parkir Rp 248 Triliun di SBN, Porsinya Capai 43,4% dari Total Investasi

Untuk menjaga pertumbuhan kinerjanya, Grandhis menyebut BRIS secara konsisten melakukan stress test. Grandhis optimistis, kinerja bank syariahnya akan tetap terus moncer.

Adapun dalam perdagangan bursa hari ini, Rabu (3/6/2026) pukul 10.30 WIB, harga saham BRIS tercatat di Rp 19.200 atau turun 1,29% dari penutupan kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×