kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.914   -281,38   -4,54%
  • KOMPAS100 783   -41,23   -5,00%
  • LQ45 590   -29,77   -4,81%
  • ISSI 205   -9,46   -4,41%
  • IDX30 334   -15,33   -4,38%
  • IDXHIDIV20 413   -15,06   -3,52%
  • IDX80 89   -4,94   -5,27%
  • IDXV30 113   -4,40   -3,74%
  • IDXQ30 108   -4,14   -3,69%

BI siap musnahkan uang bergambar Prabowo


Senin, 27 Januari 2014 / 16:10 WIB
Inilah sederet fakta menarik yang perlu diketahui sebelum menonton Thor: Love and Thunder di Disney+ Hotstar Indonesia pada bulan September tahun 2022 ini.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) bakal memusnahkan uang bergambar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindera Prabowo Subianto, maupun uang dengan stempel bernada kampanye pesta demokrasi.

Direktur Departemen Komunikasi BI Peter Jacobs mengungkapkan uang yang dicap termasuk ke dalam uang tak layak edar. "Bila uang bercap (Prabowo) tersebut masuk ke Bank Indonesia, maka akan dimusnahkan," kata Peter melalui pesan singkat kepada KONTAN pada Senin (27/1).

Peter menambahkan, uang rupiah merupakan simbol negara. Karena itu, masyarakat dihimbau untuk tidak merusak alat bayar yang sah di negara ini.

"Uang rupiah adalah simbol negara, jadi masyarakat dihimbau untuk tidak merusak uang," tegasnya.

Sekedar informasi, bank sentral selalu mensortir uang tidak layak edar yang antara lain disebabkan oleh adanya bolongan maupun coretan pada uang. Mesin sortasi uang kertas di Bank Indonesia akan mendeteksi dan mensortir uang yang tidak layak edar itu, yang selanjutnya akan masuk mesin racik uang kertas dan kemudian dihancurkan.

Sebelumnya, media sosial Twitter tiba-tiba diramaikan oleh beredarnya gambar uang kertas pecahan Rp 50.000 dengan cap bernada materi kampanye Prabowo Subianto, kandidat presiden yang dijagokan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Belakangan juga terdapat uang kertas dengan stempel sejenis, pada uang kertas pecahan Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 100.000. Dalam cap tersebut tertulis sebagai berikut: "Prabowo: Satria Piningit, Heru Cakra Ratu Adil".

Postingan foto itu diunggah melalui akun @simonperez. Tidak lama setelah foto itu diunggah, komentar pun mengalir.

"Bung @Prabowo08 punya percetakan duit ya? Kok rupiah distempel2," tulis akun @bangiccat yang juga mengunggah foto rupiah sejenis namun dilengkapi dengan uang kertas pecahan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×