kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI tidak khawatir dampak krisis Yunani


Senin, 06 Juli 2015 / 15:50 WIB


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bank Indonesia menyatakan tidak khawatir terkait dampak krisis Yunani terhadap perekonomian domestik karena hal tersebut sudah diantisipasi oleh banyak pihak sebelumnya.

"Kami melihat kondisi di Yunani bukan hal yang baru. Kita harapkan pengaruhnya tidak terlalu besar (terhadap Indonesia)," kata Direktur Departemen Komunikasi BI Peter Jacobs di Jakarta, Senin (6/7).

Sebelumnya, Yunani sudah memastikan tidak dapat membayar utang senilai 1,54 miliar euro atau sekitar Rp22 triliun kepada International Monetary Fund (IMF) yang jatuh tempo pada hari tersebut Peter menuturkan, Indonesia juga relatif sedikit dalam menjalin kerja sama perdagangan dengan Yunani sehingga diperkirakan tidak akan banyak berpengaruh terhadap perekonomian di Tanah Air.

Namun, terkait pasar keuangan, pihaknya masih terus melihat bagaimana para investor melihat krisis tersebut dalam konteks volatilitas dalam dolar AS.

"Seberapa besar pengaruh investor jual aset untuk beli dolar sehingga dolar semakin kuat, itu yang nantinya sedikit berdampak. Jadi sangat situasional sifatnya," kata Peter.

Peter menambahkan, pihaknya tidak akan ragu untuk turun ke pasar apabila ada volatilitas yang di luar kewajaran dan melakukan intervensi secara terukur.

"Kami akan terus mengawasi pergerakan yang di luar jalur fundamentalnya," ujar Peter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×