kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

Biaya kredit yang dikeluarkan perbankan pada kuartal III 2020 mulai melandai


Minggu, 15 November 2020 / 19:30 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di salah satu bank swasta di jakarta, Senin (5/10).


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Noverius Laoli

Sementara hal berbeda justru dihadapi bank pelat merah. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya mencatat kenaikan biaya rasio dari 2,02% pada kuartal II-2020 menjadi 2,50% sampai akhir kuartal III-2020.

“Kenaikan seiring dengan pembentukan pencadangan guna mengantisipasi dampak pandemi,” ungkapnya kepada KONTAN pekan lalu.

Baca Juga: Perdana di Medan, Perkantoran Hak Milik Akses Delipark Mall

Selama sembilan bulan bank terbesar di tanah air ini telah membentuk pencadangan senilai Rp 19,39 triliun, meningkat 24,1% (yoy). Sementara selama kuartal III-2020, BRI membentuk pencadangan paling besar Rp 9,50 triliun, adapun pada kuartal I-2020 senilai Rp 6,59 triliun, dan Rp 3,29 triliun.

Haru menambahkan, sampai akhir tahun biaya kredit perseroan juga ditaksir masih akan meningkat hingga ke level 3,2%. Meskipun rasio tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi awal perseroan perseroan sebesar 3,5%.

Selanjutnya: Pefindo tetapkan peringkat idA- Untuk Bank Papua

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×