kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Biaya kredit yang dikeluarkan perbankan pada kuartal III 2020 mulai melandai


Minggu, 15 November 2020 / 19:30 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di salah satu bank swasta di jakarta, Senin (5/10).


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Noverius Laoli

Sementara hal berbeda justru dihadapi bank pelat merah. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) misalnya mencatat kenaikan biaya rasio dari 2,02% pada kuartal II-2020 menjadi 2,50% sampai akhir kuartal III-2020.

“Kenaikan seiring dengan pembentukan pencadangan guna mengantisipasi dampak pandemi,” ungkapnya kepada KONTAN pekan lalu.

Baca Juga: Perdana di Medan, Perkantoran Hak Milik Akses Delipark Mall

Selama sembilan bulan bank terbesar di tanah air ini telah membentuk pencadangan senilai Rp 19,39 triliun, meningkat 24,1% (yoy). Sementara selama kuartal III-2020, BRI membentuk pencadangan paling besar Rp 9,50 triliun, adapun pada kuartal I-2020 senilai Rp 6,59 triliun, dan Rp 3,29 triliun.

Haru menambahkan, sampai akhir tahun biaya kredit perseroan juga ditaksir masih akan meningkat hingga ke level 3,2%. Meskipun rasio tersebut lebih rendah dibandingkan proyeksi awal perseroan perseroan sebesar 3,5%.

Selanjutnya: Pefindo tetapkan peringkat idA- Untuk Bank Papua

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×