kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

BII memprediksikan penurunan NIM


Kamis, 27 Juni 2013 / 20:46 WIB
ILUSTRASI. Periksa Kurs Dollar-Rupiah di Bank Mandiri Hari Ini, Selasa 20 Januari 2022. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan suku bunga BI rate turut mempengaruhi keuntungan sejumlah bank. Salah satunya PT Bank International Indonesia Tbk (BNII) yang memprediksi keuntungannya akan terpangkas pasca dua kebijakan tadi berlaku.

"Net Interest Margin (NIM) kami mungkin akan berkurang sedikit," sebut Presiden Direktur BII, Dato' Kairussaleh Ramli, Kamis, (27/6).

Ia menyebut, NIM akan berkurang karena adanya kenaikan biaya dana atau cost of fund. Saat ini, NIM BII berada di posisi 5,3%. Bila menurun pun, BII tetap yakin rasionya tak akan jatuh hingga di bawah 5%.

Meski begitu, BII masih ingin berkomitmen dengan target pertumbuhan laba yang sudah dimuat dalam Rencana Bisnis Bank (RBB). Padahal bank ini tak memungkiri akan adanya penurunan pertumbuhan kredit. Dato' bilang, tahun lalu kredit bisa tumbuh di kisaran 23%. Sekarang, kreditnya hanya akan tumbuh sekitar 20%.

Untuk menjaga laba sesuai target meski adanya penurunan kredit, BII memiliki strategi tersendiri. Direktur Keuangan BII Thila Nadason menyebut, pihaknya akan mendorong peningkatan fee based income. "Ini untuk mendapat profitabilitas yang sama," sebutnya.

Thila mengatakan, kiat untuk meningkatkan fee based income adalah melalui cash management. BII pun sudah memiliki sistem trade finance yang baru saja ditingkatkan. Maka dari itu, BII yakin pada pertumbuhan fee based income mereka karena sudah memiliki sistem yang mendukung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×