kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bikin anak usaha MI, BTN masih telaah lapkeu Juli 2018


Minggu, 02 September 2018 / 14:56 WIB
Bikin anak usaha MI, BTN masih telaah lapkeu Juli 2018
ILUSTRASI. Manajemen BTN saat investor summit di BEI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) akan melakukan penelaahan laporan keuangan Juli 2018. Hal ini sehubungan dengan rencana penyertaan modal perusahaan manajemen investasi.

Iman Nugroho Soeko, Direktur BTN bilang, penelaahan terbatas (limited review) laporan keuangan Juli 2018 ini dilakukan oleh kantor akuntan publik (KAP) Purwantoro, Sungkoro & Surja - Ernst & Young.

"Terkait ini, kami tetap akan mengumumkan laporan keuangan Juli 2018 pada situs web makimal pada 31 Agustus 2018," kata Iman kepada Kontan.co.id, Kamis (30/8)

Sebelumnya, BTN mengaku siap mengakuisisi anak usaha baru yakni perusahaan manajemen investasi (MI). Aksi korporasi tersebut digelar guna menggarap potensi pendanaan jangka panjang setelah Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) beroperasi.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, dalam payung hukum terkait Tapera, entitas bank diberikan dua opsi pilihan untuk mengelola dana tersebut yakni sebagai bank kustodian atau memiliki manajemen investasi.

Dari hasil kajian bisnis BTN memutuskan untuk mengambil opsi kedua. Nantinya, entitas manajemen investasi tersebut direncanakan bakal digunakan untuk mengelola dana Tapera secara profesional dan komersial.

Pada September tahun ini BTN akan melakukan akuisisi terhadap perusahaan manajemen investasi ini. Lebih lanjut, langkah strategis tersebut dilakukan lantaran melihat prospek yang semakin cerah usai relaksasi loan to value (LTV) di sektor perumahan yang ditetapkan Bank Indonesia (BI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×