kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Bisnis alat berat lesu, laba SAN Finance turun


Jumat, 30 Mei 2014 / 15:42 WIB
ILUSTRASI. Pasutri Wajib Tahu, Ini 5 Manfaat Seks di Pagi Hari yang Sayang untuk Dilewatkan.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Edy Can


JAKARTA. Lesunya bisnis alat berat berimbas pada perusahaan pembiayaan. Lihat saja kinerja PT Surya Artha Nusantara Finance (SAN Finance).

Berdasarkan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, pada kuartal pertama 2014 jumlah pendapatan SAN Finance melorot 9% atawa menjadi Rp 197 miliar ketimbang periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar Rp 217,9 miliar. Walhasil, laba bersih perseroan turun tipis 3%, yaitu dari Rp 56 miliar menjadi hanya sekitar Rp 54,1 miliar.

Selama periode Januari-Maret 2014 itu, pertumbuhan pada lini bisnis sewa pembiayaan tercatat negatif. Piutang sewa pembiayaan hanya sebesar Rp 5,237 triliun. Padahal, akhir tahun lalu, piutang sewa pembiayaan perseroan tembus Rp 5,508 triliun.

Demikian pula halnya dengan lini bisnis pembiayaan konsumen yang tercatat melorot 15% dari posisi akhir tahun lalu. Sementara, anjak piutang masih mencerminkan kinerja kinclong dengan pertumbuhan positif mencapai 28% atau menjadi sebesar Rp 123,6 miliar pada kuartal pertama tahun ini. Pun begitu, aset perseroan ikut menyusut 12% menjadi Rp 5,977 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×